Updates from Oktober, 2007 Toggle Comment Threads | Tombol Pintas

  • imngrh 6:59 am pada Sunday, October 21, 2007 Permalink | Balas  

    Kapten Tubagus Muslihat 

    BOGOR – Hampir semua warga Bogor, baik kota maupun kabupaten, pernah melewati Jalan Kapten Muslihat, persis didepan salah satu toserba, persisnya di Taman Topi ada sebuah patung salah satu pejuang yang sedang menunjuk. Dipinggangnya terselip pistol, nampak gagah. Semuanya juga tahu bahwa patung tersebut adalah patung Kapten Muslihat yang pernah tertembak dilokasi tersebut. Namun bagaimana dan siapa Kapten Muslihat, yang dijadikan salah satu nama jalan utama di Kota Bogor? Nampaknya tidak semua orang mengetahui bagaimana Kapten Muslihat berjuang dalam mempertahankan tanah air. (Lagi …)

     
    • MULYADI, SE. 8:51 am pada Rabu, Juli 16, 2008 Permalink | Balas

      pak tolong saya minta poto atau lukisan wajah kapten tubagus muslihat, yang ada cuman poto patung nya saja

    • MULYADI, SE. 8:53 am pada Rabu, Juli 16, 2008 Permalink | Balas

      sebagai orang bogor kita mesti kenal siapa sih kapten tubagus muslihat sebagai pejuang bogor meskipun beliau dari banten

    • Julie Andradjati 3:34 pm pada Sabtu, Januari 17, 2009 Permalink | Balas

      Sampurasun kang Iman,
      Punten yeuh ngiring tumaros, gaduh riwayat pertempuran di sekitar Kebon Kopi/Kota Paris jaman revolusi henteu?

      Upami aya bade nyuhunkeun dipostingkeun. Dina Mp bae atuh nya, supados gampil abdi ngaksesna hahaha…….

      Nuhunsateuacanna.

      Pun Julie si Bundel tea.

    • Iman Nugraha 6:07 pm pada Sabtu, Januari 17, 2009 Permalink | Balas

      @Julie: Rampes Teh Julie…
      Duh punten pisan Teh, teu gaduh riwayat pertempuran di Kebon Kopi…
      Hatur nuhun…

      Iman

    • yudiansyah 3:54 pm pada Jumat, September 4, 2009 Permalink | Balas

      Sangat gigih pejuang tempo dulu untuk memperjuangan tanah air ini,terutama tb.kapt.muslihat semoga perjuangannya di catat dan menjadikan amal ibadah di sisi ALLAH.SWT,tolong dong pejuang kita ini di makamin dmna,karena saya juga urang Bogor baru tau patungnya aja di taman topi,tlng info ke emai saya…MERDEKA DAN JAYA UNTUK KOTA BOGOR

    • Aji 7:05 pm pada Sabtu, November 21, 2009 Permalink | Balas

      Assalamualaikum, salam kenal kang iman, pribados urang bogor, (anu mana parantos ngorehan elmu di unila), hoyong pisan uninga sejarah perjuangan di kota bogor, bungah rasana tiasa terang sejarah kapten tubagus muslihat, sapertos tulisan nu di sadur ku kang iman. Mun di telek-telek kapt tubagus muslihat teh luar bisa hebat, di yuswa na anu ka 19 ( 1926-1945 ) parantos jadi kapten ( jalmi anu mampu mimpin pasukan ), di barengan sareng semangat juang anu luhur, teu sieun ngorbankeun nyawa kanggo kamerdekaan bangsa indonesia khususna urang bogor. Parantos sakedah na urang bogor teh(terutama pemda) ngumpulkeun riwayat2 para pahlawan terus di pasihan penghargaan anu tiasa di nikmati ku para putra na, oge di embarkeun ka generasi penerus kota bogor ngarah semangat juang mantena tiasa jadi contoh jeung panutan.
      wassalam..

  • imngrh 9:39 am pada Tuesday, October 16, 2007 Permalink | Balas
    Tags: , Dayeuh Bogor, Pantun Pacilong, , Sejarah Bogor   

    Bogor menurut Ahli Sejarah 

    BOGOR – Bagi sebagian masyarakat Jawa Barat, Kerajaan Tarumanagara, Pajajaran, Galuh, Pakuan, Kawali adalah bagaikan cerita diantara mitos dan sejarah. Tak jelas lagi yang mana mitos dan yang mana sejarah. Masyarakat, banyak sekali yang mengenal kerajaan dan tokoh-tokohnya sebatas nama yang dipakai untuk nama jalan seperti misalnya jalan Pajajaran atau Wastu Kencana, dan ada sebagian kecil yang mengenal melalui karya-karya sastra seperti Mundinglaya Dikusuma, .. atau dari sejenis kakawihan (senandung) seperti Ayang-ayang Gung yang menceritakan tokoh Ki Mas Tanu, … pribumi perwira kompeni Belanda yang dalam dirinya terbersit muncul rasa bangga akan kejayaan Pajajaran ketika membuka wilayah di atas puing kerajaan, …walau pada akhir cerita beliau menderita dua kerugian..dikucilkan oleh kompeni dan dicaci sebagai penghianat oleh masyarakat pribumi, …konon katanya …dan tetap tidak banyak diketahui siapa tokoh Ki Mas Tanu itu, …fiktifkah, samarankah, atau realita yang terkubur dan terlupakan terlindas pergantian jaman. Juga boleh jadi nama “Sunda” sendiri sebagai sebutan wilayah Jawa Barat tak banyak diketahui asal-usulnya oleh masyarakat setempat. (Lagi …)

     
    • ganjar 3:40 pm pada Minggu, April 20, 2008 Permalink | Balas

      aslm. saya sangat tertarik dengan sejarah bogor kuno dan sunda tempo dulu. adakah komunitas untuk hal ini. jikalau bapak ada info dan berkenan untuk memberikannya, saya sanagt senang.
      wasalam

    • indi 4:01 pm pada Senin, Mei 19, 2008 Permalink | Balas

      saya tertarik dengan sejarah bogor, terutama yang berkaitan dg sejarah silsilah menak sunda di bogor, atau yg pernah jadi bupati/walikota bogor dari masa belanda sampai saat ini. saya sedang menulis disertasi tentang faham kekuasaan sunda dari sisi pandangan elite sunda keturunan seperti pajajaran, Sumedang larang atau Kawali, mohon bantuannya jika punya data tentang silsilah menak/bangsawan sunda bogor. terimakasih.

      • Widdy Nuril Ahyar 12:31 pm pada Senin, September 17, 2012 Permalink | Balas

        Selamat siang bu, bagaimana perkembangan disertasinya? saya juga sedang dalam penelitian yang hampir mirip temanya, saya harap anda bisa membantu saya?

    • Iman Nugraha 5:41 am pada Selasa, Mei 20, 2008 Permalink | Balas

      @ganjar: komunitas untuk itu ada di http://www.kampoengbogor.org. Silahkan kunjungi situs tsb.

      Salam,
      Iman Nugraha

    • Iman Nugraha 5:46 am pada Selasa, Mei 20, 2008 Permalink | Balas

      @indi: silahkan diliat di blog berikut ini http://www.iman-nugraha.net/?p=48. Semoga membantu.

      Salam,
      Iman Nugraha

    • ARIE 1:44 pm pada Rabu, September 10, 2008 Permalink | Balas

      ASSALAMUALAIKUM
      saya termasuk mahasiswa yg sedang mencari buku-buku tentang sejarah revolusi di bogor. mohon bantuannya!!!!
      terima kasih….

      • Arassendra Jayaatmaja 2:54 pm pada Senin, Oktober 15, 2012 Permalink | Balas

        Waalaikum salam
        Sebaiknya anda menghubungi anak dari tokoh sejarah, Mayor Oking/Oding Jayaatmaja
        Saat ini informasi tertulis tentang masa2 kemerdekaan di bogor sangat terbatas,

    • MT 1:48 am pada Senin, Desember 8, 2008 Permalink | Balas

      terima kasih, pak. saya terbantu memahami bogor dari blog ini. mulai januari 2009 saya akan menetap di bogor, mungkin sampai 4 tahun, mungkin pula selamanya…. sebelum datang, saya mau pelajari dulu sejarahnya…

    • Otong Abdurrahman 2:47 am pada Rabu, Desember 17, 2008 Permalink | Balas

      Salam, sok ah urang ronjatkeun cinta tanaair teh, kucara ngawedar sajarah Bogor, Bogor adalah bagian dari sejarahnya pasundan.. kitu nya. Mangga, salam

    • joko dp 5:50 pm pada Selasa, Desember 23, 2008 Permalink | Balas

      saya orang jawa tengah ibu dari magelang, dan ayah dari kutoarjo, saya sdah lama di bgr, saya sangat senang dengan kehidupan di bogor, yang banyak menyimpan banyak cerita kerajaan, saya punya buku sejarah cirebon, yang dalam cerita tersebut masih keturunan pajajaran, terima kasih

    • Herman Toray 7:19 am pada Jumat, April 3, 2009 Permalink | Balas

      Kang Iman….
      Saya sangat tertarik utk mengetahui sejarah Bogor secara utuh dari sudut pandang “yang lain”. Bisakah kita mendiskusikan melalui email secara japri?
      Silahkan kirim email ke saya, maka kita akan memulai diskusi tsb.
      Salam hormat
      Herman

    • lukman 12:21 pm pada Kamis, April 23, 2009 Permalink | Balas

      assalamualaikum.
      saya tertarik dengan sejarah Bogor. Mhon bantuannya utk mengirimkan sejarah Bogor. Trims

    • bogorplasa 3:29 pm pada Senin, Agustus 31, 2009 Permalink | Balas

      salam kenal… i lope pull bogor

    • ahmad 3:25 pm pada Minggu, Desember 20, 2009 Permalink | Balas

      Kang iman,
      setiap klik downolad disini, dialihkan :http://www.divshare.com/download, apakah tidak bisa langsung download atau dibaca.
      Nuhun pisan kang.

    • Dede SQ 10:19 am pada Jumat, Desember 25, 2009 Permalink | Balas

      Mugi tiasa di teraskeun seratan nu aya patalina pikeun ngaronjatkeun budaya bogor

    • agusupriadi 3:09 pm pada Sabtu, Mei 22, 2010 Permalink | Balas

      sya org bgr asli…tpi ga tau sjrh kota bgr…mhn bantuannya….haturnuhun….

    • @9host 3:28 pm pada Kamis, September 16, 2010 Permalink | Balas

      bogor kota penuh misteri,, sejarahnya pun tidak begitu jelas

    • imngrh 9:14 pm pada Kamis, September 23, 2010 Permalink | Balas

      @ganjar: terima kasih…silahkan cek kembali pada jawaban dibawahnya. salam

    • hanskoko 8:55 am pada Minggu, Mei 8, 2011 Permalink | Balas

      Akang izin sedot buat web seputarbogor.com… Nuhun pisan

    • SUPRIADI 7:27 pm pada Minggu, Mei 8, 2011 Permalink | Balas

      Kang mun tiasa hoyong di terangken sejarahna gunung buder ???? hatur nuhun

    • denny 5:44 pm pada Senin, Januari 23, 2012 Permalink | Balas

      teu bosen” mempelajari sejarah jawa barat khususna bogor tempat lahir urang….

    • Abdul 2:21 pm pada Minggu, Maret 31, 2013 Permalink | Balas

      Fatimah malik ar’asy. . . Sy minta bantuan pencarian bukti2/arsip2 apapun yg ada sangkut pautnya dgn http://www.abdulmalikarasy.wordpress.com sy sangat butuh bantuan.untuk kemenangan fatimah.no hp sy ada di web itu.trims

  • imngrh 8:42 am pada Monday, October 15, 2007 Permalink | Balas
    Tags: , San Poor, Sempur, Thomas Kaarsten   

    Sempur, dari Prajurit hingga Wanita Penghibur 

    BOGOR – Kali ini kita coba sedikit mengupas cerita tentang daerah Sempur. Ada dua versi tentang asal muasal penamaan daerah ini. Beberapa sumber menyebutkan, Sempur berasal dari nama sebuah jenis pohon, dimana pada beberapa puluh tahun lalu, daerah ini banyak tumbuh pohon-pohon Sempur. Pohon ini memiliki buah yang menyerupai melon dalam ukuran yang kecil, dan rasanya seperti buah jambu air. Jika Anda penasaran seperti apa bentuk pohon itu, Anda bisa mendatangi Kebun Raya Bogor dan menanyakan kepada petugas yang ada disana tentang keberadaan pohon Sempur yang masih tumbuh disana. (Lagi …)

     
    • AbSjam 12:22 pm pada Selasa, Agustus 12, 2008 Permalink | Balas

      Bagian yang tumbuh di awal memang adalah wilayah Sempur Kidul. Wilayah Sempur Kaler adalah perumahan baru yang dibangun setelah masuk tahun 50′an. Awalnya wilayah Sempur Kaler adalah area persawahan. Di tahun 50an, di selokan Sempur Kaler masih mengalir air yang di aliranya itu kita masih bisa menemukan banyak berenyit atau kecebong/anak katak.

      Salam,

    • IP 9:07 pm pada Senin, September 22, 2008 Permalink | Balas

      Di dekat sempur tepatnya sebelum jembatan ciliwung, sebelah kiri dari istana ada bekas kolam renang, oleh masyarakat biasa disebut bakbis. Tempat latihan berenang tentara dari pusdikzi, tetapi anak-anak sekolah diperbolehkan berenang disitu dengan membayar. Dulu dibagian atasnya ujung jembatan ada tempat parkir sepeda. Tetapi gara-gara APEC bangunan itu dirobohkan. Bangunan perumahan hitam mungkin komplek militer dibelakang perikanan darat dindingnya dibuat dari susunan batu kali yang berwarna hitam (sekarang masih ada bekasnya pd rumah yang asli) dan pada bagian kamar mandi tempat kolamnya masih berbentuk lingkaran berbau bangunan baheula. Sebutan Lebak pilar karena dulu di Airmancur sekarang depan bangunan Ledeng ada tugu setinggi kurang lebih 10-15 m menghadap tegak lurus/sejajar ke istana dan gunung salak tetapi di bongkar tahun enampuluhan. Tanah-tanah di kota Bogor dahulu banyak dimiliki oleh tuan tanah. Kampung-kampung lama kalau tak salah banyak ditepi kali/saluran irigasi. seperti Sukamulya, Lebak pilar, lebak pasar, kebun jukut, empang, bojongneros,mantarena, panaragan, kepatihan, kebon jahe, kampung rambutan dulu banyak kampung rambutan, bubulak, gang ardio, abesin dll.. Kampung baru dibelakang toko lautan dulu berupa kebon sampe/singkong. Yang ditepi jalan besar orang gedongan disebutnya. Pondok rumput masih kebon singkong dan kebon karet, tanah sareal Stadion Purana/Pajajaran lapangan kosong tempat pacuan kuda dan main layangan.

      • Exo 10:37 pm pada Jumat, Agustus 3, 2012 Permalink | Balas

        maaf mau koreksi dikiiitt, bakbis bukannya di gang aut?
        yg saya tahu bakbis adalah tempat mandinya tentara kerajaan.
        punten bilh lepat

    • suheri 12:39 pm pada Kamis, Februari 25, 2010 Permalink | Balas

      terimkasih kang tulisanya membuat saya menoleh kebelakang dan sebetulnya dan seharusnya menjadi inspirasi untuk menjadikan kota kita menjadi daya tarik tempo dulu ! t

    • arifin 9:42 pm pada Jumat, Juli 9, 2010 Permalink | Balas

      sejarahnya cukup bagus buat anak bogor khususnya sempur,dulu sy warga sempur dr th 1977 / 2004 skrg tinggal di cibitung bekasi,thanks for your article

  • imngrh 6:37 pm pada Sunday, October 14, 2007 Permalink | Balas
    Tags: Tajur   

    Kawasan Tajur, Dulu dan Sekarang 

    Terminal Tas TajurBOGOR – Sebagai orang yang sejak kecil tinggal di kawasan Tajur, Saya dapat merekam secara baik pertumbuhan kawasan tersebut mulai dari dulu hingga saat ini. Kawasan ini dulunya tidak terlalu ramai dan diminati orang. Orang dulu lebih memilih membuka usaha di kawasan Puncak daripada di Tajur. Dulu Tajur adalah tempat untuk istirahat karena udaranya yang sejuk dan dingin. Tahun 1975-an Saya tidak berani mandi pagi sebelum jam 8. Saat itu Saya harus mengenakan baju hangat kalau ingin keluar rumah. Sering kali juga Saya dapati kabut turun di pagi hari menyelimuti rumah-rumah penduduk. (Lagi …)

     
    • kemal 4:49 pm pada Kamis, Januari 24, 2008 Permalink | Balas

      pemkot bogor apa enggak punya mata ya..! saya tau tajur sekitar tahun 77 – 80 an. cuman ada pabrik tekstil unitex (kalau tidak salah) dan rumah2 penduduk diseberang kali atau jurang itu. sekarang jadi ruko dan wilayah bisnis yang jelas2 melanggar tata ruang dan tata bangunan. padahal di puncak aja yang jauh dari pusat kota kabupaten berani ditertibkan oleh pemkab bogor, kenapa tajur yang jelas2 di depan mata bisa lolos?
      jangan alasan soal apbd lah.. memang pejabat itu engga ada yang mikirin rakyat

    • AbSjam 12:15 pm pada Selasa, Agustus 12, 2008 Permalink | Balas

      Tajur tahun 50-60 masih penuh sawah…dan tentu sudah menjadi jalur lalu lintas Bogor-Bandung atau Bogor-Sukabumi.
      Untuk keluar kota ke arah tsb di atas, kita akan melalui Jl. Suryakencana – Sukasari – baru masuk wilayah Tajur sampai ke area Ciawi yang saat itu masih berupa pertigaan lengang tidak seperti sekarang yang pabaliut (Agustus 2008).
      Lepas Sukasari maka kita sudah bisa menikmati suasana luar kota, banyak pesawahan, rumah satu dua dan mulai bisa merasakan hawa yang lebih sejuk dibanding dlm kota Bogor sendiri, sejuk terus sampai ke Ciawi Gadok Cibogo Cipayung dan seterusnya…apalgi di Puncaknya yang di tahun 50 orang tidak berani melintas di malam hari karena takut Gorombolan & begal …

    • Imam Purwanto 11:09 am pada Senin, September 22, 2008 Permalink | Balas

      Aduh lihat tajur sekarang mah lier pabaliut. Dulu kalau mau pergi ke tajur atau ke Cipayung tempat saudara rasanya ke luar kota bangeut, karena saya lahir dan tinggal di Abesin belakang Pukdikzi. Naik opletnya dari pasar bogor, dan saya sedang membayangkan jalan dari pasar bogor ke Sukasari aduh enaknya sejuk dingin, naik oplet dari pasar bogor melihat pemandangan mulai dari simpangan batutulis dengan jalan siliwangi terus ke selatan tertutup sebagian oleh pasar gembrong dll depan Ekalosari dan lawang Gintung ke arah tajur sampai komplek pertanian dekat komplek pertanian. Pemandangan di tepi sungai Ciliwung aduh bukan main indahnya sawah-sawah maupun kebun dan gerumbul kampung dan pepohinan dilatari belakang gunung hambalang dan gunung pancar benar-benar pemandangan yang menarik (Bantar kemang masih sawah). Sekarang mah loba teing jelema meureun tanpa aturan yang jelas dan tegasbuktinya tanah pengairan disekitar jl raya tajur udah dipakai oleh dealer mobil dll, dahulu kosong tanah negara itu.

    • Dhany 8:49 pm pada Kamis, April 2, 2009 Permalink | Balas

      Tajur… Hmmmm Kota Kecil di Roma. hehe.. 20 thn tinggal di Kota ini cukup menjilid satu sejarah bagi kehidupanku. Senang, sedih, gembira dan duka sudah kualami di Kota ini. Berharap Tajur selalu menjadi “Kota Classic” penghubung Kota-Kabupaten..
      KULINER yang perlu dikunjungi :

      1. Gorengan Mang Popon (Depan AKUR MOTOR)
      2. KETOPRAK weekend (Depan AKUR MOTOR)
      3. TERAS AIR

    • adit 3:01 am pada Selasa, April 14, 2009 Permalink | Balas

      Tajur sekarang jadi sering macet, semenjak ada stasiun tas, dunia tas, terminal tas, gimana ntar kalo ada bandara tas ma pelabuhan tas.. tambah macet aja deh tajur.

    • davi 5:55 pm pada Rabu, Juni 17, 2009 Permalink | Balas

      rumah gw tajur (balai desa.red) klo mau ke ke bogor saya pilih lewat tol ciawi keluar wr jambu (jalan baru) klo lewat arah sukasari garinnnng macet kadang nga bisa jalan…..mostly weekend atawa libur….

    • padmono,lipi a4 tajur 10:13 am pada Kamis, November 5, 2009 Permalink | Balas

      wah saya sejak 1961 sdh di bogor[sekolah)’dan tinggal di tajur sejak maret 1965, dari pasar gembrong jalan kaki pulang kantor di kebun raya bogor.jalan kaki enak dan hawanya sejuk.sekarang sdh punya cucu sdh kepanasan dan macetnya depan rumah nggak ketulungan, seperti waktu anak pertama akan lahir juga macet.maka depan rumah akan jadi TYA center atau pusat pusat asosiasi pemuda tajur, Tajur Youth Association, siapa mau jadi anggota?bogor, 5 nopember 2009

    • Exo 10:42 pm pada Jumat, Agustus 3, 2012 Permalink | Balas

      Ramainya Tajur adalah cermin dari Tajur masa kejayaan kerajaan Pajajaran. Disitulah letak muka atau wajah Kota Pakuan Ibukota dr Kerajaan Pajajaran (toegang tot het koninkrijk) yg ramai hilir mudik warga-warganya di sekitar pintu masuk kerajaan.
      Kuran lebih seperti itu tambahan dr saya. nuhun
      punteeenn pami lepat..
      sampurasun

  • imngrh 10:01 pm pada Friday, October 12, 2007 Permalink | Balas
    Tags: ,   

    Sejarah Kota Bogor (2) 

    BOGOR – Bogor selain berarti tunggul kawung, juga berarti daging pohon kawung yang biasa dijadikan sagu (di daerah Bekasi). Dalam bahasa Jawa “Bogor” berarti pohon kawung dan kata kerja “dibogor” berarti disadap. Dalam bahasa Jawa Kuno, “pabogoran” berarti kebun kaung. Dalam bahasa Sunda umum, menurut Coolsma, L “Bogor” berarti “droogetapte kawoeng” (pohon enau yang telah habis disadap) atau “bladerlooze en taklooze boom” (pohon yang tak berdaun dan tak bercabang). Jadi sama dengan pengertian kata “pugur” atau “pogor”.

    Akan tetapi dalam bahasa Sunda “muguran” dengan “mogoran” berbeda arti. Yang pertama dikenakan kepada pohon yang mulai berjatuhan daunnya karena menua, yang kedua berarti bermalam di rumah wanita dalam makna yang kurang susila. Pendapat desas-desus bahwa Bogor itu berarti “pamogoran” bisa dianggap terlalu iseng.

    (Lagi …)

     
    • Arn 12:58 am pada Selasa, November 20, 2007 Permalink | Balas

      It’s supposed to be BUITENZORG, not Boeitenzorg………

    • imngrh 6:04 am pada Selasa, November 20, 2007 Permalink | Balas

      Ok trims. Sudah diganti koq..

    • Ricky Rinedy 8:05 pm pada Minggu, Desember 9, 2007 Permalink | Balas

      waaaawww….

      okeh daeh…

      cuman kurang dilengkapi dengan gamber2 bersejarah

    • imngrh 7:18 pm pada Kamis, Desember 13, 2007 Permalink | Balas

      bisa ditengok di blog saya lainnya mas…

    • briel 1:43 pm pada Rabu, Februari 20, 2008 Permalink | Balas

      tambah dong foto-foto bogor jaman baheula-nya,,,
      terutama gedung2 bersejarah di bogor,
      thank

    • duanbari 1:04 am pada Selasa, April 8, 2008 Permalink | Balas

      AsSalam.
      Ustadz, ane minta foto-fotonya ya?
      Syukron

    • Iman Nugraha 2:48 pm pada Selasa, April 8, 2008 Permalink | Balas

      @duanbari: silahkan akhi….kalo mau lengkap bisa kunjungi blog saya yang lain di multiply (http://imannugraha.multiply.com). Disini antum bisa dapatkan banyak sekali foto-foto Kota Bogor jadul.

      Salam

    • AbSjam 2:52 pm pada Kamis, Juli 24, 2008 Permalink | Balas

      Mohon maaf yang diebut sebagai Gedung Kejaksan…pada 1875 sih belum ada.

      Gedung yang dimaksud adalah Kantor Karesidenan.. tempat kerja sang Resident..yang secara tata birokrasi saat itu mewakili Governor Belanda untuk mengatur government / bupati bupati di wilayah Bogor yang meliputi Bogor, Sukabumi, dan Cianjur).

      Terimakasih,

    • Iman Nugraha 6:50 pm pada Kamis, Juli 24, 2008 Permalink | Balas

      @absjam: betul pak sjam..itu bukan gedung kejaksaan tapi kantor keresidenan. maaf belum sempat saya robah keterangannya.
      Trims atas koreksinya.

      salam,
      iman nugraha

    • Jaelani 9:05 am pada Senin, September 22, 2008 Permalink | Balas

      I as the citizen of bogor very proud of this, thank for your information. let’s keep bogor always in good conditions in every aspect especially our culture, our moral, our habit to show that “Urang Bogor” is such a lovely people.

      KEEP BOGOR CLEAN, THE CITY OR THE PEOPLE

      thanks

    • ayu 12:04 pm pada Minggu, Desember 13, 2009 Permalink | Balas

      kalo dr bandara ke jln raya tajur jam 9 mlm gitu hemat n aman nya na naik apa ya supaya dr bandara langsung kehotel ?? mslhna kami dr banjarmasin k jkt berangkat jam 6 sore dan blm pernah sm skali k bogor. mslh hotel yg murah n tinggal jln kaki aja ke sentra tas apa nama hotelna ya ? mksh infona

      • imngrh 6:00 pm pada Minggu, Desember 13, 2009 Permalink | Balas

        Ada mbak tapi tidak terlalu dekat. nama hotelnya Hotel Permata (kelas melati), terletak di Jl Pajajaran. Kalo naik bis dari jakarta bisa turun di deket Kantor Kecamatan Bogor Timur atau seberang factory Outlet Rumah Gaya. nanti tinggal jalan kaki ke hotel. Kalo soal harga hotel relatif ya…bisa mahal bisa murah.
        Utk ke SKI Katulampa bisa naik angkot no 13 dari hotel dan turun di depan gerbang SKI. Tarifnya cuma 2000 perak, utk sekali naik angkot.

        Salam,

        Iman Nugraha
        http://www.iman-nugraha.net

    • ayu 9:34 pm pada Minggu, Desember 13, 2009 Permalink | Balas

      tadi ayu ada telp ke hotel monalisa jl. raya tajur kata na tinggal jalan kaki aja ke terminal tas bener ndak pa ? terus d bandara na pake bis apa namana ke jln raya tajur tsb ? malam jam 9 apa msh ada ? sebenarna lbh murah mana di SKI atau di terminal tas harga tas2na ?

      • iman 9:56 am pada Senin, Desember 14, 2009 Permalink | Balas

        Betul mbak. Di jl raya tajur memang ada hotel terdekat yi hotel monalisa dan bisa jalan kaki ke tas tajur. Tp saya tidak menyarankan mbak nginep di hotel tsb, meski relatif murah.

        klo dari bandara naik bis damri jurusan Bogor. Setiba di pool damri Bogor, mbak bisa naik angkot 01 warna biru/hijau ke arah Tajur. nanti angkot tsb melintas ke toko2 penjualan tas (stasiun tas, dll). Toko buka jam 9 sampe 17. Kalo malam sudah tutup.

        Soal harga relatif mbak, tp utk pilihan lebih banyak di SKI Katulampa. Dibanding dengan beli di boutique jelas lebih murah di SKI.

    • ayu 3:01 pm pada Senin, Desember 14, 2009 Permalink | Balas

      pa ada FB ? boleh tau pa ?

    • Exo 10:53 pm pada Jumat, Agustus 3, 2012 Permalink | Balas

      Maaf mas Iman, ada berbagai versi pertama kali masuknya Belanda ke Bogor. Kalau berdasarkan catatan Leupe, betul adanya Sersan Scipion (Scipio) didampingi Letnan Patingi yg asli Ambon itu melakukan eskpedisi pasca erupsi gunung salak 5 Januari 1699. Berbeda dgn ekspedisi Scipio dan Tanu jiwa yg dilakukan 1687 dan dua orang itu ditemani oleh seorang pelukis bernama Johannes Rach.
      punten pami lepat
      sampurasun

  • imngrh 10:40 am pada Monday, July 9, 2007 Permalink | Balas  

    Raden Kan’an 

    BOGOR – Adalah Putra Raden Koyong. Ia mempunyai dua saudara laki-laki yaitu Raden Emas, makamnya terletak di Jatinegara, dan Raden Muhyiddin atau dikenal dengan nama Raden Iyi. Konon bahwa Raden Kan’an dan Raden Muhyiddin (Iyi) semasa hidupnya bergelar Demang yang berada dibawah pemerintahan Tumenggung Wiradireja yang berkedudukan di Sukaraja, sedangkan Dalemnya adalah Aria Wiratanudatar (Dalem Cikundul).
    (Lagi …)

     
    • Dewi Sri 9:35 am pada Senin, Juli 30, 2007 Permalink | Balas

      Alhamdulillah! Kami juga mohon informasi tentang lokasi makam-makam raja-raja pajajaran yang ada di sekitar Kota Bogor..!? Terima kasih.

    • Iman 10:12 pm pada Selasa, Juli 31, 2007 Permalink | Balas

      Insya Allah akan Saya lengkapi informasi tentang sejarah Kota Bogor..kunjungi juga di blog lainnya http://www.iman-nugraha.net.

    • Hendar 8:50 pm pada Jumat, Oktober 12, 2007 Permalink | Balas

      Terima kasih pada Bpk Iman yang telah mengupas keluarga P. Sogiri di dunia maya. Sehingga kami tinggal klik di google sudah bisa mengetahui karuhun. Mohon info, apakah bapak mengenal Mbah Thoyib atau R.H. Thoyib…? Apakah beliau anak atau cucu dari Kan’an atau Iyi Sogiri…? Kami sendiri buyut dari Mbah thoyib tersebut. Trims hendar

    • imngrh 9:06 pm pada Jumat, Oktober 12, 2007 Permalink | Balas

      Buat mas Hendar, trims sudah berkunjung ke blog Saya. Tentang hal yang bapak tanyakan Saya harus telusuri dulu silsilah Pangeran Sogiri ke orang-orang yang lebih mengetahui di Kota Bogor. Mudah-mudahan bisa secepatnya didapatkan.
      Selamat Idul Fitri 1428 H…

      Iman N

    • kang asep stokis hpa bogor 11:18 am pada Rabu, Maret 26, 2008 Permalink | Balas

      saya suka lewat makam nya raden kan’an. konon katanya sih keramat lho mas.tapi jangan sirik kita tetap harus yakin bahwa orang yang dipilih oleh allah seperti raden kan’an ada banyak yang dapat diambil sebagai ibroh,….dan kalau datang ke makamnya tentunya kita juga merenung akan kah nama kita seharum beliu, dan akankah dihadapan Allah kita menjadi orang yang besar karena pengorbannya,….semoga aminnn

    • ahmad.khan 3:54 pm pada Jumat, September 19, 2008 Permalink | Balas

      Ass..wr.wb!! Abah Imam saya mau bartanya kpd abah,apakah abah tau silsilah Raen Syariun bin Raden Laitani.kramat beliau di daerah Cilebut Bogor.dan apakah beliau masih keturunan/kerabat dari raden Kan’an / Raden muhyidin (iyi).apabila masih ada keturunan dari raden kan’an /raden muhyidin (iyi) dgn segala hormat,saya mohon sudikiranya abah mau memberitahukan susunan silsilah beliau.(raden Syariun bin raden Laitani).karena menurut cerita dari para orang tua saya bahwa raden syariun masih keturunan Pangeran SAGERI (RadenSOGIRI).kurang lebihnya saya ucapkan terima kasih kepada abah.akhirul kalam Wassalaamu’Alaikum..Wr.Wb!!!

    • ahmad 2:11 am pada Senin, April 13, 2009 Permalink | Balas

      Ass..wr.wb…!!! maaf abah,tolong dong lampirkan asal usul pangeran sasak & pangeran papak???mereka dari keturunan siapa??? apakah masih keturunan pangeran sake??? terima kasih…wass….

    • adnan 1:18 pm pada Senin, Maret 1, 2010 Permalink | Balas

      maaf sebelumnya

      saya pengen tau tentang kisah kakek saya namanya
      Raden abdul kodir padmanegara,,,,,,
      bapak tau gak,,,,????

    • BAGIR 6:31 pm pada Kamis, Juli 29, 2010 Permalink | Balas

      ASSALAMU’ALAIKUM….., MA’AF MAU TANYA ADA YANG TAU SILSILAH KH. TERUK BIN SYEH MUHIBBAH

    • R.Miftahudin 2:27 pm pada Jumat, Agustus 13, 2010 Permalink | Balas

      Dupina pohara pisan yach keturunan raden kan’an sogiri… salam tepanb sareng salam kenal abdi Miftahudin, abdi asli keturunan tanah baru, cucu dari Raden Kan’an sogiri.. jajakallah khairon katsyiro..

    • R.Miftahudin 2:31 pm pada Jumat, Agustus 13, 2010 Permalink | Balas

      upami nyondong patarosan, tiasa dongkap ka bumi abdi.. “Tanah Baru Rt 04/04 no.76 kecamatan bogor utara… atau tepang langsung sareng raka abdi “R.Abdurahman” InsyaAllah upami bade menelusuri silsilah di bantosan..

      • agus iriansyah 10:14 am pada Minggu, Juni 19, 2011 Permalink | Balas

        assalammualaikum,wr.wb.
        salam kenak kang nama saya agus iriansyah… buyut saya yang wanita dahulu tinggal dikandang uncal cimahpar..namanya R,siti jama bin R.engkan.. apakah masih keturunan pangeran sogiri. terimakasih .

    • ahmad masyumi tangerang 7:44 pm pada Kamis, Juni 9, 2011 Permalink | Balas

      assalamualaikum kalau ada yang tahu asal usul mas hasyim mas liyas mas dera mas bolong mas sura ulama banten khususnya daerah cisoka tangerang boleh dong informasinya sebab saya masih keturunan beliau beliau tpi msh misslink dgn kakek saya

    • Raden hanafiah 7:28 pm pada Minggu, Juli 24, 2011 Permalink | Balas

      Ass

    • Raden hanafiah 7:46 pm pada Minggu, Juli 24, 2011 Permalink | Balas

      Assalamualaikum nama saya : R.hanafiah bin R.syarif.hidayat bin R.H.sunardi bin R.HMuksin bin R.hamdan bin R.H Bakri bin R.endang supanji bin R.Joan bin R.mamak bin R.tanzul arifin bin Pangeran sageri sohibul karomah ( jatinegara kaum) utk saudara iman yg terhormat penyebutan nama tempat yg saudara utarakan Θĩ atas ‘tolong Θĩ perjelas’ nama jatinegara dgn nama jatinegara kaum berbeda..orang pasti berasumsi jatinegara identik dgn stasiun atau pasar Θĩ jakarta’ nama jatinegara kaum sangat sakral karena nama trsbt diberikan pangeran ahmad jaketra pada saat’menempati wilayah trsebut..tolong utk saudara iman hormatilah’karna salah penyebutan masyarak akan rancu menyikapi terima kasih wassalam@

    • Riza 7:07 pm pada Sabtu, Juli 30, 2011 Permalink | Balas

      Silsilah yang anda tulis salah , saya keturunan asli rden.hanafiah ,
      .jika ingin tau silsilah yang sebenar nya , kunjungi ajah pesantrenan rw 5 cimahpar , jl.r.hanafiah , pesantrenan dkat masjid al-jabidi , d depan makam raden hanafiah

    • Riza 7:21 pm pada Sabtu, Juli 30, 2011 Permalink | Balas

      Saya akan meluruskan sejarah cimahpar ,
      umum nya warga cimahpar , yg bermukim di rw 5 dan rw 3 adalah keturunan dari jayakarta dan pangeran senopati ,
      .menyangkut raden hanifiah adalah keturunan dari pangeran senopati , berawal dari pengembaraan tubagus mamak dan raden jabidi yang mash ktrunan pangeran senopati dan kemudian bermukim di sukaraja ,
      raden jabidi mempunyai anak yg bernama raden hanafiah kmudian bermukim di cimahpar , menjadi pembuka agama , keturunan’a hingga saat ini mempunyai 7 generasi ?
      .wassalam

    • Raden hanafiah 12:29 am pada Minggu, Juli 31, 2011 Permalink | Balas

      utk riza yg anda sebutkan benar..yg saya mksud nama saya Raden harry hanafiah ‘saya terkenal Θĩ jatinegara kaum hanafiah’ apakah salh jika nama itu sama? Yg jadi pertanyaan saya penyebutan nama tempat seharusnya bukan jatinegara tapi jatinegara kaum cuy (negara yg sejati) sy sebagai warga jatinegara kaum’kalo saya jelas silsilahnya anda boleh tanya ke ajengan nachrowi (p.assogiri cimahpar) ‘sedikit sy akan memperjelas kalau tdk ada jatinegara kaum’ tidak ada pula pesantren assogiri atau keturunan pangeran sogiri Θĩ cimahpar.. Begitu cuy..nama jatinegara kaum Θĩ berikan oleh pangeran ahmad jaketra pada saat beliau mendirikan satu komunitas Θĩ timur jakarta’begitu cuy..kalo nggak salah bukan R.hanafiah tapi R.khanafiah kali cuy yg ada Θĩ cimahpa coba saudara riza diliat plang deh wassalam@

    • Raden hanafiah 12:40 am pada Minggu, Juli 31, 2011 Permalink | Balas

      Utk saudara riza kalo memang anda keturunan dari pangeran sogiri coba tunjukan ke saya’ jalur mana yg anda pakai’ kalo saya jelas..masyarakat luas pun tau..jatinegara kaum adalah kampung bangsawan banten..jgn ngaku-ngaku anda keturunan pangeran sageri tanpa ada bukti “KUALAT” nanti kau..wassalam@

    • Riza 10:05 pm pada Kamis, Agustus 4, 2011 Permalink | Balas

      Nama saya : R.riza bin R.rahmat diningrat bin R h emay bin r rajunan bin r ardi bin r muhamad marup bin r khanafiah bin r jabidi bin tubagus baqir bin tubagus solih bin tubagus toyib bin tubagus dalem ahmad bin tubagus dalem panca bin pangeran aruna bin pangeran senopati bin temenggung utama bin pangeran agung bin pangeran mandura raja bin maulana yusup bin maulana hasannuddin bin sunan gunung jati kanjeng sinuhv sulton sarip hidayat tuloh , itu yang saya maksud , saya tidak menyebutkan saya trunah dari pangeran sogiri , anda bicara begitu bisa2 anda yang kualat , itu silsilah asli dri saya hingga sunan gunung jati atau sering dikenal sekh syarif hidayatullah , wassalam

    • Gamal Abdullah Akbar Alhuda 12:24 am pada Rabu, September 21, 2011 Permalink | Balas

      Assalamualaikum,
      Maaf Saudara saudaraku semua kalau boleh saya ikut berbicara, sy dari Sukaraja Bogor, tentng silsilah ini yang sy ketahui dari Silsilah Keturunan Pangeran Sogiri Jatinegara Kaum Jakarta Timur adalah bergelar Tubagus (jadi Raden) itu yg sesungguhnya,Tb Gamal Abdullah Alhuda bin Tb Gozali Alhuda bin Tb Dadang Inb Hasyim bin Tb Mahmud Alhuda bin Tb Madhur bin Tb Kan’an bin Tb Koyong bin Tb Kanzul Arifin bin Pangeran Sogiti itu yg sy ketahui Wallahu Alam
      Wassalam

    • muqoddam ahmad 12:48 pm pada Jumat, Desember 2, 2011 Permalink | Balas

      assalamu’alaikum ya akhina iman. salam silaturrahmi. saya minta informasi silsilah nasab mbah pangeran surya bin pangeran padma negara yg di jati negara kaum dong. sebelumnya trima kasih saudaraku

    • Fachir Azmatkhan 3:30 pm pada Selasa, Desember 6, 2011 Permalink | Balas

      Assalamualaikum..wr..wb…
      mohon maaf sebelumnya saya mau menambahkan mahwa raden kanan mempunyai saudara laki-laki bukan 2 orang tetapi 4 orang saudara laki-laki yaitu Raden muhiddin,Raden panji,Raden Antun,Raden Habib,Dan Raden masku serat 2 orang adik perempuan yaitu Ratu Mantri dan Ratu Emuk.
      Terima kasih,,,,,,,wassalam…wr…wb..

    • raden muh ardian fadilah 9:52 am pada Selasa, April 24, 2012 Permalink | Balas

      keturunan pangeran sogiri banyak berada di tanah baru kang

    • vans 11:10 am pada Jumat, Mei 25, 2012 Permalink | Balas

      ass ikutan mungkin ada yang tahu R Buntaran Cilueur Bogor

    • R.kamaludin 12:55 am pada Rabu, Juli 11, 2012 Permalink | Balas

      ktrunan pngeran jketra+sogiri sngnt bnyk dn trsbr luas dimanapun, mngkn saat ini kt tdk tau st sm lain,a kt tdk bleh bngga akn ktrnn, kt mesti,a malu.. klo kt mrs ktrunan,a sharus,a kt mnjdi panutan bg yg lain,a.
      wslm.

    • Abdulrachman Syaleh 11:44 pm pada Jumat, September 21, 2012 Permalink | Balas

      salam..karunya nu tos teu aya incuna raribut ngaran..kunaon mantak parem obor,,tah kieu jadi gareude hulu.

    • R.Muh. Amin 7:00 am pada Jumat, November 16, 2012 Permalink | Balas

      Aswrwb. Bade tumaros panginten aya nu terang trah kaluhurna RH. panji bojong gede, apakah ka raden kan’an sanes trah kaluhurna ? Jazakumullaah kanu tos bade uningakeun ka sim kuring anu dho’if

  • imngrh 10:38 am pada Monday, July 9, 2007 Permalink | Balas  

    Pangeran Sogiri 

    BOGOR – Untuk mengenal Kota Bogor tidak ada salahnya kita mengenal juga tokoh atau orang yang dituakan (karuhun -pen). Kali ini dijelaskan secara sekilas tokoh Bogor, Pangeran Sogiri atau Pangeran Sageri. Nama tokoh ini sudah dijadikan salah satu nama jalan di daerah Tanah Baru, Bogor Utara.

    (Lagi …)

     
    • jumantoro 6:59 pm pada Selasa, Maret 18, 2008 Permalink | Balas

      saya ingin mengetahui keturunan-keturunan raden kan’an sampai yang masih ada (belum meninggal). ini penting bagi saya karena konon keluarga saya masih kerabat raden kan’an. bagi yang mengetahuinya, tolong untuk mengirimkan balasan ke e-mail saya. terima kasih.

      • rizal 3:30 pm pada Senin, September 14, 2009 Permalink | Balas

        Saya tahu makan raden kan’an atau sering disebut uyut kan’an

      • radendiditjamaludin 1:45 pm pada Senin, Oktober 19, 2009 Permalink | Balas

        ass..maf mas kl bner2 pngen faham mslh kturunn,lbh baik mas cari tau’y sm syehina atw sm lingkungn yg bnyk turunan’y,biar tau jlas jg bs mmpr’erat hubngn tali sltrhmi,maf ya cm saran aja,,trm ksh.

      • RSP.EDWIN GUNTUR 11:19 pm pada Rabu, Oktober 6, 2010 Permalink | Balas

        Makam Raden Kan’an berada tidak jauh dari PONPES ASOGIRI di daerah bogor timur.

        • anwarzawer 11:29 am pada Minggu, Maret 20, 2011 Permalink

          ada nya di bogor utara,bukan bogor timur.

      • wahyu 3:27 pm pada Selasa, Oktober 4, 2011 Permalink | Balas

        saya malah sering sekali zarah ke sanah ..

        d setiap malam jumaat

        dan d malam sabtu zarah k mama yasin..:D

    • kang asep stokis hpa bogor 11:54 am pada Rabu, Maret 26, 2008 Permalink | Balas

      saya suka ikut solawatan setiap malam selasa di majelis taklim assogiri loo mas, mulainya jam 9 s/d 11 terasa nikmaaat sekali ke hati,. dan katanya ustad atau kiai nya juga keturunan Pangeran Asogiri. kalu mau tahu ikut saja malam selasa solawatan nya enaaak sekali. dan sekali lagi tidak sirik loooo

    • alfie_khc 10:26 am pada Jumat, Mei 2, 2008 Permalink | Balas

      Mamah saya(Raden Haji Maryamah Salim) katanya keturunan dari pangeran Sageri sedang suadara saudaranya berasal dari keturunan Pangeran Sake.

      • ofung kun 1:46 am pada Selasa, September 11, 2012 Permalink | Balas

        Ass…abdi salah stu jamaah shalawatan,hyong silaturahmi sareng jamaah2 shalawatan ponpes assogiri,tanah baru,bogor..hubungi wae saya di twitt:@elgifary_ atawa pin 282FB731…hatur nuhun!!wass

    • Diding 4:24 pm pada Jumat, Mei 2, 2008 Permalink | Balas

      Saya ingin tahu, tentang silsilah Pangeran Sake soalnya alm. Ayah, Paman, Uwa dll kalau hadiah / tahlil sering menyebut nama mulai dari pangeran Paka sampai Pangeran Sake

      • oto subrata subardi 10:12 pm pada Selasa, Maret 23, 2010 Permalink | Balas

        bisa datang saja ke ciapus gg. pala rt. 04/01 desa. tamansari kec. tamansari kab. bogor. insya allah keluarga sy bisa membantu, karena keluarga saya juga keturunan langsung dari pangeran sake. makasih.

        • oto 10:31 pm pada Selasa, Maret 23, 2010 Permalink

          hamputen abdi nu aya kaleupatan tina nyarios ieu. maksud abdi mah hoyong memererat tali silaturahmi sareng baraya anu masih keneh katurunan.

        • ceppi supriatna 9:19 pm pada Jumat, Agustus 6, 2010 Permalink

          Assalamualaikum. wr. wb.
          Hapunten sateuacanna, sim kuring kawiatan amanah ti pun bapa H.M.A. Kosasih Syafe’i (ayeuna linggih di Tasikmalaya), anjeuna hoyong terang laratan silsilah keluarga pangeran Sake. Pun bapa teh putu-na Ende Siti Khadijah anu saurna putri Pangeran Sake. manawi uninga,, hatur nuhun..

    • bai 2:38 pm pada Minggu, Mei 4, 2008 Permalink | Balas

      Ga sengaja.. ternyata banyak juga respond dari keturunan shogiri ini..
      kenapa tdk buat acara aja untuk kumpul, siapa tau bisa dibentuk perwakilan di tiap kota untuk COOLBEST(kluarga besar) ASHOGIRI.
      Setuju ?!

      • raden didit jamaludin 10:12 pm pada Rabu, Juni 16, 2010 Permalink | Balas

        kya’y Ga GmPanG Bwt aCr sPrti itu….
        Hpunten sanes na teu stuju…BiLih na nynDonG nu kiRanG nGartos..kin nU aya sLh tanGGapn..
        makLum sifat jaLmi teh Benten2…Punten.

      • Zainal Khan 5:26 pm pada Sabtu, Juli 10, 2010 Permalink | Balas

        Acara silaturrahim keturunan Pangeran Maulana Asshoghiri selalu diadakan bertepatan dengan Haul Beliau pada bulan Robi’ul Awal di Maqom nya.

    • bai 2:41 pm pada Minggu, Mei 4, 2008 Permalink | Balas

      siapa yang bisa buat lembar silsilah yang bisa siisi setiap COOLBEST ASHOGIRI secara elektronik.
      jadi jelasdari mana kita asal/karuhun

      • raden didit jamaludin 10:15 pm pada Rabu, Juni 16, 2010 Permalink | Balas

        Rupi naMah teu kdah di serat didiyeu nya…Pami hoyonG LanGkunG teranG mah DonGkap we ka MAJLIS….nGajaGi BiLih nyondonG nU teu ReMen ka JURIAH.

      • Zainal Khan 5:22 pm pada Sabtu, Juli 10, 2010 Permalink | Balas

        Mohon maaf, mengenai silsilah itu saya sangat tidak setuju dibuat elektronik apalagi dipublikasikan.
        Karena pada dasarnya silsilah bukan untuk diumbar melainkan littabarruk dan lil-i’tibar
        Agar mendapat kebarokahan dan mengambil contoh mulia dari para leluhur.
        Terima Kasih
        Sekali lagi Mohon Maaf…

    • Iman Nugraha 6:53 pm pada Minggu, Mei 4, 2008 Permalink | Balas

      @Bai: ide bagus tuh Kang…boleh dicoba tuh! Saya mendukung aja.

      Salam,

    • bai 9:17 am pada Sabtu, Agustus 23, 2008 Permalink | Balas

      Dulur-dulur,
      saena urang ngariung siraturrahmi nyambungkeyn tali sangkan teu terus pareumeun obor pan hawatos ka karuhun.

    • bai 9:27 am pada Sabtu, Agustus 23, 2008 Permalink | Balas

      Dulur-dulur,
      saena urang ngariung siraturrahmi nyambungkeyn tali sangkan teu terus pareumeun obor pan hawatos ka karuhun.

      Silahkan untuk yg mau membantu kirimin ke radenbowi@yahoo.com
      :data urut keluarga (misal :uyut,kake,nenek ), mungkin dari situ saya bisa susun dan kita bisa sama-sama cari tau dari mana kita berasal..
      wassalam

    • SUHAEPI SYAMSUDDIN 11:12 am pada Jumat, September 19, 2008 Permalink | Balas

      boleh jg tuh ide na bwt coolbest as-shogiri,
      tp klo bisa dr nasab pangeran sake jg bisa gabung ya….

    • tough 9:52 pm pada Selasa, September 23, 2008 Permalink | Balas

      Kalau dari dokumen keturrunan yang gw punya ini :

      Ratu Mahmud Addah Bin Raden Arif Bin Pangeran Ahmad Shogiri bin Sultan Abd Fatah bin Sultan Abu Ma’ali Ahmad bin Sultan Mufakhir Mahmuddin Abd qodir bin Sultan Maulana Nasruddin bin Maulana Yusuf bin Maulana Hasannudin Sultan Banten Sunan Kingking Bin Maulana Syarif Hidayatullah Sunan Gunung Jati ….

      Mungking sampe situ dulu aja…krn panjang banget …..itu dari silsilah kel. kalau mungkin ada keterunan pangeran shogiri yang lain mungkin aja dari istri yang beda….krn dari silsilah yang diatas itu ada yang mempunyai istri lebih dari satu…semoga bermanfaat untuk doa dan anak2 keturunan kita selanjutnya…Amin

    • Bai 10:02 pm pada Kamis, Oktober 2, 2008 Permalink | Balas

      Buat coolbest shogiriah selamat hari raya taqoballahu minna wa minkum.. mohon ma’f lahir batin, semoga allah tetap menjaga tali siraturahmi yang kita jalin ini amin ya robb.

    • Atieq Z. Muttaqien 9:31 am pada Jumat, Oktober 10, 2008 Permalink | Balas

      Assalamualaikum Wr.Wb.
      Tipayun sim kuring neda sihapunten ka dulur2 sakaruhun boh bilih dianggap akon2 katurunan Pangeran, sakali deui paralun. si kuring salah sawios katurunan mantenna, saluyu pisan tur ngadukung kana prakarsa ngaraketkeun duduluran nguatkeun silaturrahim antara katurunan Pangeran Ashogiri. kanggo ngalancarkeun komunikasi tiasa kontak ka sim kuring ka no. tlp. 0251-8211672 atanapi ka no. hp. 081399559957. mangga diantos. wassalam Wr. Wb.

    • m.norsatya 1:44 pm pada Senin, Desember 1, 2008 Permalink | Balas

      Asslm Wr Wb. Salam kenal,saya keturunan ke-10 dari Pangeran Sageri yang dimakamkan di pemakaman keluarga besar Pangeran Jayakarta di JATINEGARA KAUM (bukan sekedar Jatinegara),saat ini saya berdomisili di Cibubur,membaca artikel di atas saya sekedar ingin menambahkan&menginformasikan bahwa berdasar silsilah keluarga besar saya,saudara Pangeran Sageri tidak hanya 2,karena putra-putri dari Sultan Ageng Tirtayasa yang tercatat ada 29. Lantas tentang Pangeran Sageri sampai disana karena beliau berjuang melawan Belanda di Batavia membantu Pangeran Jayakarta/Jaketra III yang merupakan familinya “Kakek Pa’de” tepatnya kakak dari nenek Pangeran Sageri. (Pangeran Sageri,berayah Sultan Ageng Tirtayasa yang beribu Ratu Mertakusuma adik dari Pangeran Jayakarta/Jakerta III. Wassalam Wr. Wb

    • m.norsatya 2:11 pm pada Senin, Desember 1, 2008 Permalink | Balas

      di paragraf terakhir artikel ini tertulis: “Putra Pangeran Sogiri diantaranya Pangeran Kanzul Arifin dan Raden Koyong, keduanya dimakamkan di Jatinegara disamping ayahnya.” Just Info: Raden Koyong sebenarnya adalah putra dari Pangeran Kanzul Arifin, putra dari Pangeran Sogiri, jadi lebih tepatnya kalau Raden Koyong merupakan cucu (bukan putera) Pangeran Sogiri, dan beliau putera Pangeran Kanzul Arifin bukan saudaranya,karena kebetulan dari jalur mereka inilah silsilah saya bersambung ke Pangeran Sageri/Sogiri -wassallam-

    • Atieq Z. Muttaqien 8:57 am pada Jumat, Desember 19, 2008 Permalink | Balas

      Ass.Wr.Wb. Salam kenal khusus Kang M. Norsatya umumnya buat “sakumna” keturunan Pangeran Sogiri. Kang saya salah seorang keturunan beliau ingin sekali kenal dengan akang. saya sekarang tinggal di Ciranjang Kel. Pamoyanan Bogor Selatan.saya keturunan dari ayah asal Sukaraja dan ibu dari Tanah Baru Bogor. Wassalam

      • raden didit jamaludin 10:18 pm pada Rabu, Juni 16, 2010 Permalink | Balas

        aMenG atuh ka tanah Baru….

    • Joed 9:53 pm pada Jumat, Januari 30, 2009 Permalink | Balas

      Ass…semua keturunan pangeran pendiri Jakarta, saya yang tinggal di Jatinegara Kaum juga merupakan turunan dari leluhur namun saya merasakan ketidak harmonisan hidup antar cucu keturunan!!! Sudah terhisap dalam lingkaran hidup “liberal” puting beliung urban Jakarta! seharusnya sebagai keturunan yang berkewajiban menjaga keutuhan budaya, adat istiadat, dan menjaga nama baik leluhur! Paling tidak ada kesadaran bersama bahwa kita adalah pewaris nama pahlawan yang harus di jaga wibawanya & kehormatannya!!! Atau lewat milis ini sebagai sarana silaturahmi mengajak semua bisa seperti daerah lain ada raja sebagai pemangku adat!!! Sbg simbol bahwa kita mempunyai keistimewaan sbg keturunan Pangeran Jayakarta yang tidak pernah melepaskan adat istiadat dan keluhuran jiwa pahlawan!!!!

    • r.lukman.nh 12:02 am pada Senin, Februari 16, 2009 Permalink | Balas

      assalammualaikum..kumaha dulur daramang nepangkeun abdi saderek anjeun sadayana ti raden kanan tanah baru, wengi enjing diantos solawatana is the best pangeran sogiri ti zalmi doif r lukman bin r tanu bin r raus bin r abdurrahman bin r oto suryawinata bin r muharif bin r ustam bin sohibul maqom r kanan bin r koyong bin r kanzul arifin bin pangeran sogiri.

      • Zainal Khan 5:30 pm pada Sabtu, Juli 10, 2010 Permalink | Balas

        Wa’alaikum salam… Nepangkeun neng…

    • rudy 12:47 am pada Rabu, Maret 4, 2009 Permalink | Balas

      Assalammualaikum…, kebetulan kakek saya juga di makamkan di area pemakaman Keluarga Besar Pangeran Jayakarta namanya Rd. H. Yusuf Mukti dari Bogor.
      mudah2an dapat menyambung tali silaturahmi.
      wassalam Wr. Wb.

    • Nugie 6:34 pm pada Minggu, Maret 15, 2009 Permalink | Balas

      Kepada Yth. Ibu Atieq Z. Muttaqien, Assalamualaikum, salam perkenalan. Kebetulan keluarga kami juga bernasab kepada Pangeran Sageri, melalui leluhur kami yang berasal dari Tanah Baru.
      Boleh kami tahu silsilah keluarga Ibu? Karena berdasarkan keterangan Ibu di atas, keluarga ibu juga berasal dari Tanah Baru. Semoga dapat menjalin silaturahmi dan saling bertukar informasi. Terima kasih banyak sebelumnya. Wassalam.

    • Forum Karuhun Sunda 11:59 am pada Senin, Maret 16, 2009 Permalink | Balas

      Assalamualaikum Wr.Wb,

      Pak Iman Nugraha, mohon izin untuk berbagi informasi tentang Group Karuhun Sunda.

      Bagi para saderek sadulur keturunan dari Eyang Pangeran Sageri, diinformasikan bahwa kini sudah ada group “Karuhun Sunda” di Facebook.

      Group ini bertujuan untuk mengumpulkan “Urang Sunda” pada umumnya, dan berfokus kepada genealogi ataupun silsilah leluhur Urang Sunda pada khususnya.

      Dalam Group ini kita akan berbagi data dan informasi mengenai silsilah berbagai trah dari Karuhun Sunda, misalnya Trah Tjikoendoel, Banten, Bogor, Ciamis, Sumedang, dll.

      Selain untuk menjalin silaturahmi antara “Saderek, Sadulur”, Group ini juga bisa digunakan sebagai sarana bagi kita untuk mencari dan mencocokkan data silsilah keluarga kita masing-masing.

      Untuk menjadi member Group Karuhun Sunda, silahkan kirimkan email ke: forumkaruhunsunda@gmail.com. Dalam email tersebut, Saudara sekalian WAJIB untuk menyertakan informasi/data mengenai catatan silsilah keluarga Saudara, sebagai bentuk partisipasi dan kontribusi bagi seluruh anggota Group Karuhun Sunda, karena berbagi informasi dan menjalin silaturahmi adalah tujuan utama dari Group ini.

      Mangga, diantosan di Group Karuhun Sunda. Hatur Nuhun sadayana. Wassalam.

    • ahmad khotib 12:19 am pada Minggu, Maret 22, 2009 Permalink | Balas

      tolong kirim nama anak dan cucunya pangeran sageri dong . karena aku ada yang lupa bang! ditunggu ya balasannya

    • R. Andri Karyadi 11:01 pm pada Jumat, Maret 27, 2009 Permalink | Balas

      Assalammualaikum Tpngken abdi R.Andri bin r.kardi bin r. Hasyim bin r.soma bin r. Taing bin r.sena bin r. Adeng bin r. Ahmad putra shohibul karomah r. Kanan bin r. Koyong cucu p. shogiri ktrunn ke 31 dr baginda rosul nabi Muhammad SAW

      • Zainal Khan 5:33 pm pada Sabtu, Juli 10, 2010 Permalink | Balas

        Wa’alikum salam, neng… Salam kenal… Diantos Haol Uyut Kanan kaping 12 Mulud

    • Forum Karuhun Sunda 6:10 pm pada Kamis, April 2, 2009 Permalink | Balas

      Assalamualaikum, mohon izin kepada Pak Iman Nugraha. Bagi yang mencari data silsilah karuhun sunda kini bisa berkumpul di http://silsilahsunda.blogspot.com/

      Hatur nuhun, wassalam.

    • R.Maulana Muhammad Nasruddin 11:52 pm pada Jumat, April 3, 2009 Permalink | Balas

      Ass. .
      tipayun abdi neda siHapunten. .
      abdi sebener na teu rada satuju lamun diumbar-umbar bahwa urang-urang teh katurunan raden atawa turunan kanjeng nabi paur engkin jd fitnah sareng paur na disangka sombong, cekap we anu terang mah kaluargi sareng saderek urang sadaya sieun na teu adab ka karuhun urang selain eta aya nu salah dina silsilah anu disebatkeun td teh.
      Hapunten lamun dina kata” abdi aya nu kalepetan ka sadayana. .
      wassalam. .

      • Zainal Khan 5:34 pm pada Sabtu, Juli 10, 2010 Permalink | Balas

        Wa’alaikum Salam…
        Leres Pisan! Satuju! Abdi setuju pisan ka Kang Maulana…

    • miliegan 2:10 pm pada Minggu, April 5, 2009 Permalink | Balas

      ehhm terus terang aku termasuk warga jl pangeran sogiri,so aku jadi tau dechh sejarahhnya.thaks ya

    • R. Abdurachman bin R.H. Jarkasih 10:05 am pada Senin, April 6, 2009 Permalink | Balas

      Assalamu’alaikum WR.WB.
      Neupangkeun Abdi urang Tanah Baru asli, sareung masih keneh turunan Pangeran Shogiri. Rama abdi ti Raden Kan’an, ari Ibu ti Raden Muhidin putera Raden Koyong. Jelasna mah sakitu, detailna teu keudah di sebatkeun di WEB. Margi hawatos aya anu mengcopy nami-nami anu diseubatkeun.
      Sakieu wae ti sim abdi, bilih bisi aya cariosan abdi anu huenteu meureunah ka saderek sadayana, abdi nyuhunkeun dibukakeun panto panghampura salebar-lebarna.
      Wassalamu’alaikum Warahmatullah Wabarokatuh

    • ahmad 1:47 pm pada Senin, April 13, 2009 Permalink | Balas

      ass..maaf habib,kalau boleh tolong lampirkan tentang silsilah pangeran anting dong!!! & dari mana asal usul pangeran anting??? jazakumulloh khoirul jazaa….

    • kang ATIEQ ZM 10:48 am pada Jumat, Mei 1, 2009 Permalink | Balas

      Ass.Wr.Wb. Kumaha wartosna dulur-dulur sakaruhun sadaya daramang? disini saya ingin sedikit meluruskan khususon buat Nugie disitu ada kesalahan perkiraan perihal nama saya yang memang nama saya umumnya dipakai oleh wanita, tp mungkin hal itu sesuatu yang wajar…nah sehubungan hal tsb disini saya ingin meluruskan. Nama saya Atieq bukan ibu tapi saya laki2. Selain dari itu disini juga saya ingin sekali ikut memberikan masukan buat R. Abdurachman mengenai hal pnulisan bhs sundanya yang mungkin ada kesalahan diantaranya penggunaan kata Neupangkeun, seubatkeun, keudah, huenteu meureunah dll. yang seharusnya hanya : Nepangkeun, henteu merenah, sebatkeun, kedah dll. Punten nya den sanesna sim kuring bade ngajar ngojay kameri tur ngajar hiber kamanuk tur mugia wae aden teu raheut manah bendu galih… da sim kuring ge jalmi awam ngeunaan hal undak usuk basa sunda teh.. ma”lum ari urang bgr mah tos ilahar dilandi heuras genggerong..alias kasar… kumargi kitu hayu atuh urang sami-sami diajar. mung sakitu nukapihatur. tisim kuring jalmi awam. wassalam. Kang Atieq

    • sulung 2:50 pm pada Jumat, Mei 22, 2009 Permalink | Balas

      assalamualaikum.
      mau tanya apakah benar Pangeran Shogiri bin Pangeran Tirtayasa menikah dengan Ratu Rapiyah ? setahu saya
      Silsilah ratu rapiah adalah sbb:
      Ratu Rapiah binti Pangerang Sanghiyang bin Pangeran Senapati Ingalaga Banten bin Temenggung Utama bin Prabu Lembu Gading bin Prabu Pucuk Umun bin Prabu Mundingsari Alit bin Prabu Mundingsari bin Prabu Siliwangi bin Prabu Anggalarang.
      kesimpulannya jika benar demikian berarti silsilah pangeran Shogiri dengan istrinya Ratu Rapiyah bertemu pada Prabu Siliwangi, karena SYarif Hidayatullah adalah cucu Prabu Siliwangi dari anaknya yang perempuan bernama Nyai Mas Larasantang, dari istri Pramu Siliwangi bernama Nyi Subang Larang. Nyi subang Larang adalah murid Syech Quro, seorang ulaam keturunan cina yang berasal dari champa (Vietnam) yang datang ke indonesia bersama laksamana Muhammad Cheng Ho.

      Makam pangeran Sanghiyang ini sekarang dapat dilihat di jatinegara kaum beberapa puluh meter dari komplek makam Pangeran Achmad Jaketra ( Pangeran jayakarta III).

    • Miftahudin Ansori 7:11 pm pada Rabu, Mei 27, 2009 Permalink | Balas

      Sim kuring gaduh silsilah ngawitan ti sayyidina ali ibnu hussein dugi ka RD. Aria Wiratanu (Jaya sasana) dalem Tjikoendoel, Ieu Sajarah kenging ti pun aki Alm, nanging anu masihkeun ka sim kuriing pun emang di Nagrak Cibadak, Maksadna sim kuring ayeuna hoyong pang Ningalikeun ieu sajarah leres atanapi lepat, mudah-mudahan aya faedahna..

    • rahman 4:21 pm pada Jumat, Juni 5, 2009 Permalink | Balas

      di tanah baru bogor ada makam keturunan pangeran sogiri. namanya raden kan’an. dan pondok pesantren dan majlis ta’lim ashogiri pimpinannya juga keturunan pangeran shogiri. namanya Rd.Kh.Abdulah Nachrowi bin Rd.H.Yasin, jamaahnya banyak bahkan setiap malam selasa selalu di hadiri oleh ribuan jamaah untuk memanjatkan sholawatNariyah. alhamdulillah saya salah satu jamaahnya.

    • yuky 5:25 pm pada Selasa, Juni 16, 2009 Permalink | Balas

      asslammualikum wr.wb
      saya ingin bertanya apakah Raden Yafei dan Raden Kamyan merupakan keturunan Pangeran sogiri . jika benar dapatkah saya mengatahui nasabnya?

    • yuky 5:26 pm pada Selasa, Juni 16, 2009 Permalink | Balas

      asslammualikum wr.wb
      saya ingin bertanya apakah Raden SYafei dan Raden Kamyan merupakan keturunan Pangeran sogiri . jika benar dapatkah saya mengatahui nasabnya?
      yuky – Selasa, Juni 16, 2009 at 5:25 pm

    • taufik 6:05 pm pada Jumat, Juni 19, 2009 Permalink | Balas

      assalamualaikum sadayana

      saya taufik saya bernasab as sogiri juga salam kenal semuanya
      untuk informasi keturunan p.sogiri tidak hanya ada di tanah baru saja akan tetapi banyak juga di daerah bakom(ciawi), cipayung sampai cisarua, dan saya salah satu keturunan yg ada di jalur puncak
      salam kenal ka saderek sadayana

      • klo ada acara kumpul COOLBES As sogiri pls contact abdi *
      • bowi 7:30 pm pada Selasa, April 13, 2010 Permalink | Balas

        siapa yg mau jd panitia.. hayu urang bismilahan

    • Sambas 9:33 pm pada Minggu, Juni 21, 2009 Permalink | Balas

      mikum,, bang ane mo minta daftar anak-anak nya pangeran sogiri dong,, lau ada sekalian sama dftr cucu-cucunya,, karena di catatan silsilah ane ada yang ilang,, bapa ane lupa,, kali aja lau ada dftr nama anak dan cucu pangeran sogiri,, bapa ane inget bang,, makasih ya bang,, krim k email ane aja bang,, wasalam,,

    • muhammad 2:59 am pada Rabu, Juni 24, 2009 Permalink | Balas

      Ass..Wr.wb..!!! Salam knl buat semua saudara2.sebelumnya ane minta maaf..ane minta tolong bagi siapa yg mengetahui silsilah lengkap Raden SAFARUDIN ciawi Bogor.keatasnya… sudikiranya bagi saudara2 yg mengetahuinya mau melampirkannya…akhirul kalam…jazaakumulloh….

    • rizki lazuardi 10:54 am pada Rabu, Juni 24, 2009 Permalink | Balas

      Ass..Wr.wb..!!! Salam knl buat semua. Saya minta tolong kalau ada saudara-saudara yang tau silsilah lengkap pangeran sageri sampai ke Syarif Hidayatullah. Sebab yang saya punya, kopian dari kakek saya. Dan tulisannya sudah tidak jelas lagi. Mohon kalau diantara saudara semua ada yang tahu, kirimkan lewat email saya. rizkilazuardi@gmail.com

    • binhusaini 2:38 am pada Selasa, Juni 30, 2009 Permalink | Balas

      Salam kenal buat semua keluarga Al azmat khan

    • Yuli Kusuma Dewi 7:24 pm pada Selasa, Agustus 4, 2009 Permalink | Balas

      Assallamualaikum….
      Saya ingin mengetahui tentang silsilah pangeran sageri… kebetulan saya adalah salah satu keturunan beliau dari Raden Sajidin yang menetap di Bogor. Jika ada yang masih bertalian saudara dengan saya mohon hubungi saya… karena saya sekarang sedang mencari keluarga yang boleh dibilang telah mati obor… mudah-mudahan ada titik terang… atas bantuan dan perhatiannya saya ucapakan terimakasih…

      • maulana 1:57 am pada Minggu, Agustus 5, 2012 Permalink | Balas

        waalaikumsalam wr. wb

        Buat Yuli Kusuma Dewi…salam kenal. Saya ingin tahu apakah Raden Sajidin yang anda maksud adalah putra dari Raden Syarif Kanzul Arifin atau dengan kata lain Raden Sajidin ini merupakan cucu dari Pangeran Sugiri/Sageri? Jika benar berarti kita dari jalur yang sama. Bisa hubungi saya di maulanass@hotmail.com untuk info lebih detil. Terima kasih. Wassalam.

        • Yuli Kusuma Dewii 11:49 pm pada Sabtu, Januari 12, 2013 Permalink

          Maaf baru dibaca pak, seingat saya, bapak saya pernah bilang kalau R. Sajidin ini merupakan cucu dari Pangeran Sageri…. untuk lebih jelasnya nanti saya tanya bapak saya dulu ya pak….. adduuhhh mohon maaf pak anak muda suka lupa …..hehehehehehehehehehehheh

    • m.norsatya 4:37 pm pada Minggu, Agustus 30, 2009 Permalink | Balas

      Buat Yuli Kusuma Dewi..para keturunan pangeran Sageri di Bogor banyak di Tanah Baru..kl saya sebagai keturunan beliau tinggal di Cibubur..salam kenal

      utk Rizky Lazuardi apa sudah dapat datanya? kl belum akan sy kirim

      • Yuli Kusuma Dewii 11:40 pm pada Sabtu, Januari 12, 2013 Permalink | Balas

        Salam Kenal juga kang norsatya…..

    • m.norsatya 4:39 pm pada Minggu, Agustus 30, 2009 Permalink | Balas

      bagi para keluarga besar keturunan pangeran sageri, salam kenal dr saya, alamat e-mail saya (kl bisa hubungi via facebook saja) norsatya@yahoo.com siapa tw di facebook ky bs menjalin silaturahmi dgn lebih baik

    • Rd. Muslim H 12:02 pm pada Selasa, September 1, 2009 Permalink | Balas

      Ass..Wr..Wb.. Salam Kenal ka sadayana.
      Saya putra ke13 dari Bapak R.KH. Abdul Haq Hamidi
      Bapak saya masih turunan ke 7 dari Pangeran Soheh atau Pangeran Sake Citereup. saya besyukur dilahirkan dari keturunan orang2 yang soleh.
      “Saya tau dari bapak”
      Anak Pertama dari Pangeran abdul pattah tirtayasa banten
      1. Pangeran Parubaya (cikalong)
      2. Pangeran Sugeri (jakarta)
      3. Pangeran Sohe Assakiri atau P. Sake (Citeurep)
      4. Dalem Maulana Mansur (Cikadueun)
      5. Dalem Mesir (Cikadueun)
      6. Pangeran Abdul Khoer (jakarta)
      Itu saja yang saya tahu

      • dedy r 10:56 am pada Minggu, Oktober 18, 2009 Permalink | Balas

        Aswwr Wr Wb Salam kenal ka sadayana nepangken abdi gaduh silsilah Pangeran Purbaya ti catatan karuhun cianjur mudah2an bisa ngahijikeun kakaluargaan sareng tiasa ngintulkeun informasi nu teu acan abdi terang kintunkeun ka teguhaditiapribadi@gmail.com.

        Hatur Nuhun

      • dedy r 11:01 am pada Minggu, Oktober 18, 2009 Permalink | Balas

        Aswwr Wr Wb Salam kenal ka sadayana nepangken abdi gaduh silsilah Pangeran Purbaya ti catatan karuhun cianjur mudah2an bisa ngahijikeun kakaluargaan sareng tiasa ngintunkeun informasi nu teu acan abdi terang kintunkeun ka teguhaditiapribadi@gmail.com.

        Hatur Nuhun

      • dedy Rochaedi 11:21 am pada Sabtu, Oktober 24, 2009 Permalink | Balas

        Asswr Salam kenal saya ada catatan dari karuhun
        cianjur terkait tulisan nya Catatan Pangeran Purbaya dan ada catatan keruhun Pangeran Sake Pangeran Sugiri mudah2an bisa nyambung nuhun

        • muhamad ruhyat 5:44 pm pada Senin, Februari 21, 2011 Permalink

          abdi gaduh catatan nna sejarah pangeran sageri sareng pangeran sake ,

        • achmad 1:32 am pada Kamis, Maret 10, 2011 Permalink

          Assalamualaikum .wr.wb, salam kenal saya achmad tingggal dibekasi, mohon kiranya bapak Dedy atau yang lainnya dapat mengirimkan kepada saya silsilah atau pun catatan Pangeran Purbaya, Pangeran Sake dan Pangeran Sugiri ke alamat email “den_achmad@yahoo.com”. wassalam

      • abdulqodirzaelani 11:18 am pada Selasa, Januari 11, 2011 Permalink | Balas

        ass…kang muslim wilujeng sareng abdi salam patepang! punten abdi nyuhunkeun no HP kang muslim, kaleresan abdi teh nuju milarian silsilah rama abdi, saurna keturunan ti Tubagus Abudin (putera Eyang Sake). pami gaduh silsilah abdi nyuhunkeun. hatur nuhun
        salam baktos

    • musthofa 9:03 pm pada Jumat, Januari 15, 2010 Permalink | Balas

      tgl 25 january.pengen ikutan haolan sholawat sambil mukim,soalnya aku santri teladan dah 4 bulan ku belum masuk ponpes do’ain yah!semoga bisa masuk ponpes lagi!!!!!! amienn
      salamnya buat om ta’in yg gokill

    • zulkarnain 4:31 am pada Sabtu, Januari 23, 2010 Permalink | Balas

      Aswwr Wr Wb, saya mencari info mengenai makam dari raden tubagus bakhir cucu dari pangeran sogiri dan anak dari raden kanzul arifin.

    • Kushadiyanti Nugroho 12:41 pm pada Rabu, Maret 10, 2010 Permalink | Balas

      Saya ingin tahu mengenai Maulana Mansyuruddin. Apa benar beliau punya istri bernama Siti Ma”rifat dari baghdad? Seandainya benar, siapa sebenarnya Siti Ma”rifat itu? Terima kasih

    • R.Denny 2:14 pm pada Kamis, Maret 11, 2010 Permalink | Balas

      kalau mau silahturahmi untuk juriyahnya Pangeran Shogiri di jatinegara kaum tepatnya karena disana tempat di makamkanya pangeran shogiri, dan disana banyak keturunanya dan juga ada keturunan Pangeran Jaketra, dan sanak familinya penduduk asli berbahasa sunda dulu (aink sia) dan setiap 13 malam robiul awal di laksanakan Haul P shogiri yang di hadiri oleh K H R Abdullah Nahrowi (mamak Ajengan ) Pesantren Asshogiri Tanah baru, dan dihadiri ulama,Habaib,Sesepuh. sebagai Info Bagi yang Mahabbah dengan Juriyah Nabi P Shogiri Bin Sultan Ageng tirtayasa Abdul Fath Bin Abul ma’Ali Bin Abul Mafahir

    • Nur Al-Husaini 1:39 am pada Sabtu, Maret 13, 2010 Permalink | Balas

      Berikut ini sy lampirkan silsilah sy ke PangeranSogiri dan dari Pangeran Sogiri (11) ke Nabi Muhammad (40) (Sudah diteliti dan disahkan oleh lembaga penelitian nasab Rabithah Azmatkhan Al-Husaini) e-mail saya di FB : norsatya@yahoo.com

      1. R.M. NoerSatya Azmatkhan Al-Husaini
      2. R. Gaharudin
      3. R. Noerwendo
      4. R. Hidayat
      5. R. Somalaya
      6. R.M. Shaleh
      7. R. Asikin
      8. R.M. Ahmad Mufahir
      9. R. Mamak
      10. R. Syarif Tanjul Arifin

      11. Pangeran Sageri @ Sugiri @ Sogiri @ Ash- Shogir (Jatinegara Kaum, Jakarta)

      12. Sultan Ageng Tirtayasa @ Abdul Fatah (Raja Banten ke-6 & Pahlawan Nasional)
      13. Sultan Abulmu’ali Ahmad (Raja Banten ke-5)
      14. Sultan Abulmufahir Muhammad Abdul Kadir (Raja Banten ke-4)
      15. Maulana Muhammad (Raja Banten ke-3)
      16. Maulana Yusuf (Raja Banten ke-2)
      17. Maulana Hasanuddin. Dimakamkan di Banten.
      18. Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Jati). Dimakamkan di Cirebon.
      19. Sayyid Abdullah Umdatuddin.
      20. Sayyid Ali Nuruddin/Nurul Alam.
      21. Sayyid Husain Jamaluddin. Dimakamkan di Bugis.
      22. Sayyid Ahmad Syah Jalaluddin. Dimakamkan di Naserabad, India.
      23. Sayyid Abdullah. Dimakamkan di Naserabad, India.
      24. Sayyid Abdul Malik Azmatkhan. Dimakamkan di Naserabad, India.
      25. Sayyid Alawi ‘Ammil Faqih. Dimakamkan di Tarim, Hadramaut, Yaman.
      26. Sayyid Muhammad Shahib Mirbath. Dimakamkan di Zhifar, Hadramaut, Yaman.
      27. Sayyid Ali Khali’ Qasam. Dimakamkan di Tarim, Hadramaut, Yaman.
      28. Sayyid Alawi. Dimakamkan di Bait Jabir, Hadramaut, Yaman.
      29. Sayyid Muhammad. Dimakamkan di Bait Jabir, Hadramaut, Yaman.
      30. Sayyid Alawi. Dimakamkan di Sahal, Yaman.
      31. Sayyid Abdullah/Ubaidillah. Dimakamkan di Hadramaut, Yaman.
      32. Al-Imam Ahmad Al-Muhajir. Dimakamkan di Al-Husayyisah, Hadramaut, Yaman.
      33. Sayyid Isa An-Naqib. Dimakamkan di Bashrah, Iraq.
      34. Sayyid Muhammad An-Naqib. Dimakamkan di Bashrah, Iraq.
      35. Al-Imam Ali Al-Uradhi. Dimakamkan di Al-Madinah Al-Munawwarah.
      36. Al-Imam Ja’far Ash-Shadiq. Dimakamkan di Al-Madinah Al-Munawwarah.
      37. Al-Imam Muhammad Al-Baqir. Dimakamkan di Al-Madinah Al-Munawwarah.
      38. Al-Imam Ali Zainal Abidin. Dimakamkan di Al-Madinah Al-Munawwarah.
      39. Sayyidina Husain bin Ali bin Abi Thalib. Dimakamkan di Karbala, Iraq.
      40. Fathimah Az-Zahra’ binti Sayyidina Muhammad Rasulillah SAW.

    • Rd. Wahyudin bin Rd. Nandang Subarna 2:28 pm pada Minggu, April 18, 2010 Permalink | Balas

      Assalamualaikum Wr. Wb.

      Kumaha dararamng dulur2. Perkenalkan nama saya Rd. Wahyudin bin Rd. Nandang Subarna saya tinggal di Cibanteng – Ciampea, Bogor. Alhamdulillah saya juga keturunan dari Pangeran Shogiri atuh ternyata dulur urang teh loba geuning aya dimana2 nya. Tapi saya mah bukan dari garis keturunan Rd. Kan’an tapi dari Rd. Muhidin Shogiri (Tanah Baru). Nya angger wae kaditu na mah ka Pangeran Shogiri oge. Tos wae lah sakitu heula nya. Kalau ada yang mau kenal lebih lanjut mah e-mail wae ka: rayudin@ipb.ac.id

      Wassalam.

    • hamdan nata Baschara 9:11 pm pada Jumat, Juli 16, 2010 Permalink | Balas

      Hapunten kadulur sadayana,,, mhon berbagi informasi tentang Keturunan Buyut Mansur ( sultan Haji ) yang menikah dengan Nyi Mas Ratu Sarinten Cikaruyu Pandegelang yang Berputra Ki Buyut Abu Sholih ,,, nuhun

    • LUKMAN 9:18 pm pada Jumat, Juli 23, 2010 Permalink | Balas

      Assalamu’alaikum

      boleh tahu silsilah dari keluarga Pangeran Sogiri ( saudara, adik, kakak s.d cucu beliau) dari keturunan pangeran jayakarta.
      Silsilah kakek saya :

      Kakek Sa’i – Nenek Sapinah binti Uwat dari Banten.
      buyut Saimun yang punya anak : Nadi, Sa’i, Dairi & Sadei

      Mohon info dari keluarga Keturunan P. Sageri bahwa Buyut saya SAIMUN , Keturunan siapa ya…..

      Pada waktu masih hidup alm Nenek sering menyebut Gede Noni….

      Terima kasih

      Wassalam

    • LUKMAN 9:19 pm pada Jumat, Juli 23, 2010 Permalink | Balas

    • R.Miftahudin 2:35 pm pada Jumat, Agustus 13, 2010 Permalink | Balas

      Bade tumaros silsilah keturunan pangeran sogiri / keturunan raden kan’an? mangga dongkap ka tanah baru.. salam tepang abdi “MIFTAHUDIN” wargi asli tanah baru Rt4/4 no.76, kecamatan bogor utara..

    • muhammad bagir 10:10 am pada Kamis, Agustus 19, 2010 Permalink | Balas

      assalamu’alaikum wr. wb. kangge sadayana abdi hoyong terang silsilah KH. TERUK bin SYEH MUHIBBAH, upami aya nu terang, ma’af yuhunkeun di jelaskeun…..
      hapunten sateuacanna bilih aya nu lepat tina tulisan abdi di luhur…. hatur nuhun.. wassalamu’alaikum wr. wb.

    • anjar widiastuti 11:49 pm pada Selasa, September 21, 2010 Permalink | Balas

      assalamualaikum sedayana….belum tahu apakah ini ada kaitannya dengan keturunan kerajaan atau tidak, tapi mohon bantuannya kalau ada yang tahu silsilah dari H Sulaiman atau wa adung yang makamnya terletak diciteureup bogor tolong hubungi saya di : anjarwidiastuti@yahoo.co.id kata mamah saya saya masih keturunan H sulaiman dari kakek saya yang bernama hasan bin amir (hasan amir).

    • Achmad Mulyana 3:30 pm pada Rabu, Oktober 20, 2010 Permalink | Balas

      Saya mau tanya tentang silsilah keturunan dari ibu saya R. Daryati Djajaningrat yang memiliki ayah R. Djajaningrat bin R. Moch Shaleh bin R. Asikin. Makam kak ek saya ada di Jatinegara Kaum. Yang mau saya tanyakan lagi dimana makam Buyut dan Eyang saya ( R. Moch. Shaleh & R. Asikin ), bila ada info yang tepat, insya Allah saya mau ziarah ke makam beliau, hatur nuhun, wassalam wr wbr …..

    • raden atlanditri 1:23 pm pada Kamis, November 4, 2010 Permalink | Balas

      apakah anda tau haji ahmad ? kaka dari abullah nahrowi
      Raden Ahmadimyati

      • rizal 4:59 pm pada Rabu, Oktober 26, 2011 Permalink | Balas

        Alamatnya di Warung Jambu

    • muhamad ruhyat 5:40 pm pada Senin, Februari 21, 2011 Permalink | Balas

      saya dari keturunan dari pengeran sake/shoheh, pangeran sake adik pangeran sageri, dan kata kyai saya keturunan 43 dari Rasullulah SAW, jadi saya ingin sekali jiarah, saya punya buku dari jatinegara kaum (pemberian dari Kaka bapak saya) intinya silaturrahmi ,hatur nuhun wass.wr.wb

      • sunan asshiddieq 4:08 pm pada Minggu, Juli 29, 2012 Permalink | Balas

        ass,salam kenal akhi…pntn pami tiasa abdi hyg uninga pami antum ti bani mana..?
        nu sauninga abdi pala putra pangeran sake/soheh/syakirulloh aya 6,di antawisna…
        1. rd.tb Suriaperingga alias Badaruddin
        2. rd.tb komaruddin
        3. rd.tb muhammad sarifuddin
        4. rd.tb sahabuddin
        5. rd.tb muhiddin
        6. ratu djidah….
        tah pami antm ti bani mana kinten2na…,htr nhn? insya alloh urg nyambungkn duriah knggo mengket tali silaturahmi…amiin

    • dudung 8:33 pm pada Senin, Maret 7, 2011 Permalink | Balas

      punten aya anu terang teu ari eyang beureum asal jatinagara… hatrur nuhun.. anu patalina ka ama hamzah cileungsi

    • R Siti Nurul Huda 9:38 am pada Rabu, April 6, 2011 Permalink | Balas

      assalamualaikum. .
      silsilah dari ayah saya R.Ahmad Aldad bin R.Marjuki bin R. Keneng Soerya bin R. Akram bin R. Sayamin.
      katanya R. Sayamin itu masih keturunan Pangeran Sageri, tapi sy tidak tau kalau R. Sayamin itu bin siapa.
      kemudian kalau silsilah dari ibu sy R. Siti Nurjanah binti RH. Dumyati bin RH.Ahmad bin RH kamrin. kebetulan sama juga dr keturunan pangeran sageri, tetapi sy juga tidak tahu RH Kamrin bin siapa. .
      mohon informasinya mengenai silsilah pangeran sageri, terimakasih,

    • M . TAUFIK 7:19 pm pada Jumat, April 22, 2011 Permalink | Balas

      Assallammuallaikum. Mohon di koreksi kalau ada kesalahan . Almh IBU saya dari keturunan P . SAGIRI . Nama – nama silsilah yang saya dapat ( dari nama orang tua ) adalah : Hj Djujulaiha binti Hj Neneng binti Hj Ramelan bin Mbah Hasan bin Mbah Koyong bin Mbah

    • M.TAUFIK 7:44 pm pada Jumat, April 22, 2011 Permalink | Balas

      Maaf , Saya lanjutkan / : Mbah Koyong bin Bi’ah bin Mbah Kanzul Arifin bin Mbah Muhidin bin P.Sagiri . Menurut cerita Almh Nenek , Kakek uyut saya dimakamkan di Bogor , ( H,Ramelan dan Mbah Hasan ) , Bogor mana saya tidak ta’u . Tolong koreksinya dan informasinya tentang silsilah yang saya ta’u dan makam dari kakek uyut saya . Terima Kasih . Wassallammuallaikum . wr . wb .

    • fadli 2:14 pm pada Rabu, Mei 18, 2011 Permalink | Balas

      Asswrwb, nepangkeun hapunten ada yg knl Syech Abdul Kohar Cogreg ? Tlg ksh infonya mngenai keturunannya dan silsilahnya.. Haturnuhun Wsslmwrwb..

      • asep supardi 8:21 am pada Senin, November 7, 2011 Permalink | Balas

        abdi knal makam syeh abduk kohar cogreg

        • asep supardi 8:23 am pada Senin, November 7, 2011 Permalink

          silsilana abdi gaduh, abdi ti turunan ti awan astayuda manggal

    • Kiki 11:42 pm pada Minggu, Juni 5, 2011 Permalink | Balas

      punten palaputra jatinegara kaum sadayana. geuning seueur anu ti itrah pangeran sogiri. bilih aya nu gaduh informasi itrah rerehan pangeran jayakarta. pun aki ti sukabumisaurna teh katurunan ti p. jayakarta. mung abdi ayeuna kaperuman obor,

      FYI pangeran sogiri teh incu binti Pangeran Jayawikarta anu nikah ka Sultan Abulmu’ali Ahmad (Raja Banten ke-5) salah hiji putrana nyaeta Sultan Ageng Tirtayasa @ Abdul Fatah (Raja Banten ke-6.
      saderek pameget Ratu Martakusumah teh Pangeran Ahmad Jakatra,

    • Lili suheri 3:36 pm pada Selasa, Juli 12, 2011 Permalink | Balas

      Sampai saat ini saya masih bingung dengan silsilah keluarga saya, konon katanya masih keturunan pangeran sogiri, karena dulu masih ada kerabat dari jatinegara, pada saat kake buyut saya masih hidup, tapi sekarang sdh “pareumeun obor” saya keturunan dari uyut dai’in (nama samaran untuk menghindar dari belanda) tinggal dicibarusah-bekasi,
      kalu ada yg punya info kirim email ke saya.

      haturnuhun sateuacana

    • iyas Supardi Rustam alumni SGD 11:35 pm pada Minggu, Januari 22, 2012 Permalink | Balas

      Assalamualaikum, kang..didekat rumah saya ada makam, yang katanya itu makam leluhur saya dari garis Ibu, dan saya selalu hadiah padanya namanya Mbah Raden Marfu bin Mbah raden haji Yusuf bin mbah Eyang Sake,
      apabila di urutkan ibu sya bernama Icih binti madhari bin Marin bin Musyara bin Mbah Raden Marfu bin Mbah Raden haji Yusuf bin Eyang Sake…
      tolong dijelaskan lebih rinci akan sejarahnya…terimakasih

    • R.Nurfirdaus ahmad bin R.M thoyib bin R.H.A.Jauhari bin R.H.Sana 4:09 am pada Kamis, Maret 15, 2012 Permalink | Balas

      Mungkin lebih lengkapnya datang saja ke Jatinegara Kaum Jakarta timur

    • raden muh ardian fadilah 9:51 am pada Selasa, April 24, 2012 Permalink | Balas

      punten kang makam raden kanan aya di tanah baru bogor utara

    • R.Nurma Aspiasari 2:23 am pada Selasa, Agustus 21, 2012 Permalink | Balas

      Ass.. Saya nurma dari karadenan kaumpandak sedang mencari karuhun sy terdahulu khususnya mashab Azmatkhon karena sy bermashab itu.. Sy lagi cari2 nich teñtang garis keturunan sy dahulu smpai sy ada.. Dulu alm nenek sy sangat hafal menyebut keturunan nabi Muhammad hingga smpai kpd keturunan nenek sy.. Keturunan keberapa sy lupa..sy mau bertanya lbh lanjut, nenek sy sdh keburu meninggal..karena semua itu yang tau nenek sy. Sy hanya ingin tau asal usul saya.

    • R.Nurma Aspiasari 2:35 am pada Selasa, Agustus 21, 2012 Permalink | Balas

      Keluarga besar sich banyak.. Karena sy baru sadarnya sekarang bhw ingin tau karuhun sy jadi blm sempat bertanya2 ke keluarga yang lain. Kluarga sy byk ada di tanah baru, cimahpar, semplak, cisarua. Kebetulan SMK ashogiri di megamendung dekat cisarua itu pemiliknya yaitu alm RH.Zaenal abidin yaitu masih satu kakek dgn ayah saya RH.Syarifudin. Nah SMK ashogiri itu ya diambil dari keturunan kita terdahulu dari pangeran ashogiri, tapi saya tdk hafal nama-nama karuhun saya. Makanya sy lagi nyari tau. Hehee

    • aristu 8:14 pm pada Sabtu, September 1, 2012 Permalink | Balas

      di tapos bogor ada yg paham silsilah pangeran sake karena memang lngsung dari garis silsilah anak pangeran sake yg perempuan silakan email untuk lbh hjelasnya

    • Arassendra Jayaatmaja 2:11 pm pada Senin, Oktober 15, 2012 Permalink | Balas

      Assalamualaikum Dulur sakluargi
      Saur pun aki, Mayor Oking masih teh, teureh ti P. Sageri ti cibarusah, abdi hoyong teurang abeh teu pareum obor, upami gaduh silsilahnya mangga diatosan di arassendra@yahoo.com
      Haturnuhun

    • muh.miftahudin 9:20 pm pada Kamis, Desember 20, 2012 Permalink | Balas

      wah . rame ni….jadi inget waktu sd sering hadir muludan ke sini …..semoga kecepretan jdi orang soleh

    • r wahyudin 9:26 pm pada Sabtu, Januari 5, 2013 Permalink | Balas

      Assalamu’alaikum saya pengen tau silsilah R Kamyan, R Zamhur, R Lampita(samaran), terimakasih

    • yandi 3:34 pm pada Jumat, Februari 1, 2013 Permalink | Balas

      Kalo saya bukan keturunan dari kanjeng pangeran Sogiri, saya punya guru yg katanya keturunan beluau, tinggalnya di babakan sirna anu ayeuna mah katelah malabar tidak jauh dari Tanah baru, namanya Mama Kholid putra dari Mama guru sulaeman alias mama guru ole, manawi aya anu uninga kana silsilah beliau, abdi nyuhungkeun infona, kusabab eta guru abdi jalmi anu pang bijaksana-bijaksana na anu ku abdi kenal, saurna mah anjeuna kapungkur masantren di bakom…mungsakitu ti abdi, diantos pisan infona…

    • yandi 3:43 pm pada Jumat, Februari 1, 2013 Permalink | Balas

      Nyambung anu diluhur, abdi kantos ngarangu ti Mama ajengan sepuh Tanah baru ge nyarios yen eta guru nu ti babakan sirna the jalmi anu teu seueur cumarios nanging kacida luhung elmuna, apal ngaosna, sareng apal pisan kana silsilah…sakali deui manawi aya anu uninga ka Mama kholid bin Mama guru Sulaeman(mama guru ole) di antos infona. Neda dihapunten pami seu eur kata2 abdi anu lepat. Hatur nuhun

    • anwar hadiat 4:27 pm pada Jumat, Februari 1, 2013 Permalink | Balas

      Assalammuaikum Wr Wb…
      Kangge kang yandi leres pisan eta mama kholid the aya katurunan kanjeng pangeran ahogiri, sareng abdi sepakan eta Mama kholid tehh jalmi anu kalintang bijaksanana, tur luhur elmu, abdi salah sahiji muridna oge, rorompok abdi caket pisan sareng beliau, beliaukatelahna sepuhna orang babakan sirna, dimakamkeuna di makam kulawargina caket masjid assulaimani, didinya teeh aya makamna ramana mama guru ole, mama ajengan Darma, ratu habibah, mama ajengan enoh, mama ajengan yunus, sareng aya makamna tilas jawara bogor anu katelah abah mair..

    • anwar hadiat 4:37 pm pada Jumat, Februari 1, 2013 Permalink | Balas

      Punten nu dimaksad di luhur nyaeta pangeran ashogiri….hapunten pisan abdi lepat ngetik, sakali deui nyugkeun di hapunten

    • bani saputa 7:13 pm pada Jumat, Februari 1, 2013 Permalink | Balas

      Syukur alhamdullilah tiasa tepang sareng katurunan jalmi2 mulya, bingah pisan….

    • hidayat 7:20 pm pada Jumat, Februari 1, 2013 Permalink | Balas

      Nepangkeun jisim abdi ti cibarusah, bingah tiasa kenal ka para katurunan aulia

    • nuriah 7:24 pm pada Jumat, Februari 1, 2013 Permalink | Balas

      Assalamuallaiku wr wb.
      Saya ingin tanya hubungan antara kanjeng sunan gunungjati sama gusti prabu siliwangi sejarahnya gimana? Terima kasih!

    • fiah 7:43 pm pada Jumat, Februari 1, 2013 Permalink | Balas

      Assalamualaiku wr wb.
      Saya putra dari bapa muh. Naski yg katanya katurunannya eyang sake, bapa saya ini asli dari sukaraja bogor sekarang tinggal di lampung…saya ingin tau sejarahnya tokong penjelasannya

    • R Yana Maulana 3:46 pm pada Minggu, Maret 3, 2013 Permalink | Balas

      Siiip,,,, Abdi ge orang tanah baru yeuh, nepangkeun ah ka saderek sadaya, arameng atuh kadieu urang silaturahmi

    • R Yana Maulana 3:52 pm pada Minggu, Maret 3, 2013 Permalink | Balas

      Assalamu alaikum, kanggo kang hidayat anu ti cibarusah, wengi minggu kamari abdi bade Ziarah ka Raden Kamjan tapi teu kapendak, bilih kang hidayat terang mah punten abdi nyuhunkeun petunjuk alamatna, iyeu nomor HP abdi kang: 087770000849-085719397779, hatur nuhun.

  • imngrh 10:26 am pada Monday, July 9, 2007 Permalink | Balas  

    Sejarah Kota Bogor 

    balai_kota.jpgBOGOR – Kota Bogor mempunyai sejarah yang panjang dalam Pemerintahan,mengingat sejak zaman Kerajaan Pajajaran sesuai dengan bukti-bukti yang ada seperti dari Prasasti Batu Tulis, nama-nama kampung seperti dikenal dengan nama Lawanggintung, Lawang Saketeng, Jerokuta, Baranangsiang dan Leuwi Sipatahunan diyakini bahwa Pakuan sebagai Ibukota Pajajaran terletak di Kota Bogor.
    (Lagi …)

     
    • Endih Kosasih 10:36 am pada Selasa, Oktober 2, 2007 Permalink | Balas

      boeitenzorg

    • imngrh 1:17 pm pada Selasa, Oktober 2, 2007 Permalink | Balas

      Trim atas koreksi ejaannya.

      Iman Nugraha

    • Ryan 1:57 am pada Sabtu, Agustus 29, 2009 Permalink | Balas

      mksiii tas info’y …

    • bujenk 9:53 am pada Rabu, Desember 16, 2009 Permalink | Balas

      si atenk di makan hiu,
      thank you thank you

    • opiek ceperist 12:52 pm pada Senin, Februari 8, 2010 Permalink | Balas

      hatur nuhun,,,,

    • DOMI 1:10 am pada Rabu, Juli 21, 2010 Permalink | Balas

      mungkin saya belum mengenal bapak, bgitupun sama. kemarin saya meng-copy artikel bapak di atas ke facebook saya. dan artikel tersebut diminta untuk dimuat di majalah VISIT BOGOR oleh salah satu pendirinya. apa bapak yang terhormat bersedia dan mengizinkan artikel tersebut untuk dimuat pada majalah tersebut. saya selaku perantara ingin memberitahu kepada bapak, sebagaimana maksud yang saya tulis pada komentar ini. terimakasih..wassalam

      • imngrh 11:26 am pada Jumat, Juli 23, 2010 Permalink | Balas

        Silahkan mas…sertakan juga sumbernya ya. Terima kasih. Maaf baru dibalas hari ini.

        Salam

        Iman N

        • DOMI 4:11 pm pada Minggu, Juli 25, 2010 Permalink

          saya sudah mencantumkan link bapak, apakah sudah ada yang menghubungi bapak ? trimakasih…wassalam

    • erry 9:31 pm pada Sabtu, Juli 24, 2010 Permalink | Balas

      Waktu antara “Pajajaran sirna” sampai “ditemukannya kembali” oleh ekspedisi Scipio (1867) berlangsung kira-kira satu abad. Kota yang pernah berpenghuni sekitar 48271 jiwa ini ditemukan sebagai “puing” yang diselimuti oleh hutan tua (geheel met out bosch begroeijt zijnde; 1703). Untuk jamannya, Bogor merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Demak (berpenduduk 49197 jiwa), dan masih dua kali lipat lebih banyak dari penduduk Pasai (23121 jiwa) yang merupakan kota terbesar ketiga.Riesz. dalam “De Geschiedenis van Buitenzorg” (1887) menjelaskan bahwa TANUWIJAYA adalah orang Sunda dari Sumedang yang berhasil membentuk “pasukan pekerja” dan mendapat perintah dari Camphuijs untuk membuka Hutan Pajajaran sampai akhirnya ia mendirikan Kampung Baru yang menjadi tempat “kelahiran” (de bakermat) Kabupaten Bogor yang didirikan kemudian. [Tanuwijaya dalam catatan VOC disebut "Luitenant der Javanen" (Letnan orang-orang Jawa dan merupakan Letnan Senior diantara teman-temannya. Kampung Baru yang didirikannya ada di Cipinang (Jatinegara) dan di Bogor. Yang di Bogor mula-mula bernama Parung Angsana. Tetapi ketika Tanuwijaya pindah dari Kampung Baru Cipinang ke sana, ia kemudian memberi nama Kampung Baru. Sekarang bernama TANAH BARU],Terpengaruh oleh kunjungannya ke bekas Ibukota Pakuan bersama Scipio, ia kemudian ingin mendekatkan diri dengan peninggalan Siliwangi. Kampung-kampung seperti Parakan Panjang, Parung Kujang, Panaragan, Bantar Jati, Sempur, Baranangsiang, Parung Banteng dan Cimahpar adalah kampung-kampung yang didirikan oleh Tanuwijawa bersama pasukannya. Kampung Baru (Parung Angsana) saat itu sudah menjadi semacam “pusat pemerintahan” bagi kampung-kampung yang didirikan secara terpencar oleh anak buahnya. Tanuwijaya pula yang mengambil inisiatif membuat garis batas antara daerah pemukiman orang-orang Banten dengan orang-orang Kumpeni ketika rakyat Pangeran Purbaya mulai membangun pemukiman pada daerah aliran Cikeas. [Sementara itu daerah aliran Ciliwung antara Kedung Badak sampai Muara Beres telah ditempati orang-orang MATARAM yang tidak mau kembali ke daerah asalnya setelah tercapainya persetujuan antara Mataram dan VOC tahun 1677. Sebagian dari mereka adalah pelarian pasukan BAHUREKSO, sebagian lagi kelompok resmi yang dikirimkan oleh SUNAN AMANGKURAT I tahun 1661 ke Muara Beres bekas basis pasukan Rakit Mataram ketika mengepung Benteng Batavia].

    • erry 9:41 pm pada Sabtu, Juli 24, 2010 Permalink | Balas

      Sebenarnya Van Imhoff ingin membangun istana di Cipanas bukan di Istana Bogor. Di Istana Bogor mula-mula dibangun sebuah bangunan sederhana oleh van Imhoff yang dimaksukan untuk singgah istirahat dalam perjalanan dari benteng Batavia ke Cipanas ( Van Imhoff sendiri merencankan membuat istana di Cipanas. Di Cipanas pula didirikan Rumah Sakit Militer waktu itu. [Baron van Imhoff adalah tipe khusus kaum elite terpelajar eropa barat abad ke-18 yang umumnya cenderung kepada liberalisme Perancis dan penganut setia faham ROMANTISME ajaran Rosseau. Ajaran ini menhanjurkan manusia kembali kepada alam dan peradaban dianggap sebagai "racun bagi kemurnian manusia.Mode kaum cendikiawan Eropa Barat waktu itu adalah mencari tempat-tempat yang sepi-hening. Mencari daerah yang kalau mungkin belum dijamah oleh tangan peradaban sehingga dapat digunakan sebagai tempat persembunyian di mana kesibukan tidak mungkin mengejarnya. Dengan penuh kerinduan mereka mengaakrabi tampang alam dan dengan demikian mereka menikmati kehadiran dirinya sebagai bagian dari alam itu. Mode para pencari kewajaran alami ini adalah membangun vila sederhana yang mungil dan serasi dengan alam sekitarnya. Tempat-tempat seperti ini dinamakan SANS-SOUCI, kata berbahasa Perancis yang berarti TANPA KESIBUKAN atau TANPA-URUSAN. Orang-orang belanda menerjemahkan nama tersebut ke dalam bahasa mereka menjadi BUITENZORG]

      Demikianlah bangunan sederhana yang didirikan van Imhoff pada lokasi Istana Bogor yang sekarang diberinya nama BUITENZORG mengikuti mode yang sedang berkembang di negaranya. Karena suasana di benteng Batavia yang selalu sibuk, penuh sesak dan kepengangan udara yang berasal dari muara Ciliwung, para Gubernur Jenderal sangat senang dengan adanya Villa Buitenzorg itu.

    • Iqbal 11:39 am pada Senin, Juli 11, 2011 Permalink | Balas

      wah sangat bagus sekali infonya. terima kasih atas info sejarahnya :)

      • asep supardi 8:38 am pada Senin, November 7, 2011 Permalink | Balas

        mang darimana kang

    • dadan 11:24 am pada Kamis, Juli 21, 2011 Permalink | Balas

      Bismillah, ijin share

    • nita puspita 11:42 am pada Kamis, Juli 21, 2011 Permalink | Balas

      thank you,,

    • echa nabilah 7:58 pm pada Kamis, Oktober 6, 2011 Permalink | Balas

      ya pkok’y tnggl di bogor enk dehh gx slh pilih..

      • asep supardi 8:34 am pada Senin, November 7, 2011 Permalink | Balas

        met knal

    • Aldy pratama 10:31 am pada Jumat, Januari 20, 2012 Permalink | Balas

      Thank you infonya,….:)

    • mulya diva 8:10 pm pada Kamis, Maret 1, 2012 Permalink | Balas

      kebanggaan tersindiri saya sebagay warga kab, bogor cukup lumaya tau sejarah bogor…

    • kiplie prakoso 2:00 am pada Minggu, Maret 11, 2012 Permalink | Balas

      i love bogor…….

      nuhun tas infona

      rek kukumaha oge tetep cinta bogor
      aing lahir di bogor
      aing gede di bogor
      aing sakola di bogor

      bogor never mint

    • Abdul 11:29 am pada Sabtu, Maret 30, 2013 Permalink | Balas

      Fatimah malik ar’asy. . . . . .sy butuh bantuan pencarian bukti2/arsip2 apapun yg ada sangkut pautnya dgn http://www.abdulmalikarasy.wordpress.com sy sangat butuh pertolongan.untuk kemenangan fatimah.no hp sy ada di web itu.trims

c
Tulis postingan baru
j
tulisan berikutnya/komentar berikutnya
k
tulisan sebelumnya/komentar sebelumnya
r
reply
e
sunting
o
tampilkan/sembunyikan komentar
t
ke atas
l
masuk ke log
h
show/hide help
shift + esc
cancel
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.