Saleh Danasasmita, Sang Ahli Sejarah Sunda

BOGOR – Siapakah Saleh Danasasmita? Ternyata beliau adalah manusia langka di Indonesia, khususnya bagi orang Sunda. Beliau ahli sejarah Sunda, sastrawan sekaligus redaktur beberapa majalah Sunda seperti Mangle, Baranangsiang, Hanjuang. Buku-bukunya banyak dijadikan rujukan masyarakat terutama bagi peneliti, sejarawan, akademisi, dan orang yang peduli dengan sejarah Sunda. Dalam hidupnya pernah juga menjadi anggota dewan pada tahun 1964-1967.

Saleh Danasasmita lahir di Sumedang, 7 Juni 1933 dan wafat di Bogor, 8 Agustus 1986. Beliau adalah ahli sejarah Sunda, sastrawan, redaktur.

Saleh Danasasmita lulus dari Jurusan Sejarah IKIP Bandung ekstensi Bogor, banyak belajar secara otodidak mengenai sejarah Sunda, termasuk belajar bahasa Kawi dan aksara Sunda. Dengan cara tersebut, beliau dapat membaca dan meneliti naskah-naskah, terutama naskah-naskah Sunda kuna secara serius.

Tahun 1957, bersama beberapa sastrawan Sunda lainnya, beliau mendirikan — dan kemudian menjadi salah satu redaktur — majalah Mangle. Dari tahun 1961 hingga 1963, beliau memimpin majalah Baranangsiang yang terbit di Bogor.

Tulisan-tulisannya dalam bahasa Sunda mengenai sejarah Sunda dimuat di Manglé, Baranangsiang, Hanjuang, dan Sipatahunan.

Selain membahas sejarah Sunda, Saleh sering juga menulis tentang kesenian Sunda dan kadang sajak, dangding, dan cerpen.

Saleh pernah mengajar di SMP, SMA, dan SPG, dan pernah juga memegang jabatan Kasi Tenaga Téknis Bidang Muskala Kanwil Dépdikbud Jawa Barat (1982-1986). Di Bogor, anjeunna kungsi (beliau pernah) jadi anggota DPRD Kodya Bogor (1964-1967).

Karyanya

Buku-bukunya yang telah terbit di antaranya Sewaka Darma, Sanghyang Siksa Kanda ng Karesian, Amanat Galunggung (1987), Babad Pajajaran (1977), Sejarah Jawa Barat (1984), dan Sejarah Bogor (1983).

[Sumber: Wikipedia Indonesia]

Tentang imngrh

Gawak artinya adalah Garis Waktu. Kalau di Twitter disebut dengan Timeline (TL). Blog ini merupakan kumpulan tweet yang isinya bermacam-macam topik/tema tentang apa saja yang menarik untuk ditulis. Penulis @imannugraha
Pos ini dipublikasikan di Artikel, Sejarah, Tokoh dan tag . Tandai permalink.

3 Balasan ke Saleh Danasasmita, Sang Ahli Sejarah Sunda

  1. moretrainotek berkata:

    Authentic words, some authentic words man. You rocked my day!

  2. ade casmita berkata:

    Ingin sekali punya buku karangan pak Saleh…kira2 dimana mendapatkannya?
    Mhn info

  3. Exo berkata:

    Mas Iman tolong ceritakan Sejarah Bogor (bagian II)..
    punten pami lepat
    nuhun
    sampurasun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s